Puisi-Puisi Em Sastroatmodjo

MONDOK Saat kami mondok dulu Mamak-bapak yang mengantarnya dengan uang seadanya, pakaian seadanya membawa oleh-oleh untuk Mbah Yai dengan apa yang kami punya: singkong, ubi dan palawija Saat kami mondok tidak ada kasur yang mewah hanya sajadah menjadi madah sarung diganjalkan di kepala untuk bantal murah biaya gota’an berukuran kecil padat penghuni tapi meraka tak […]
Kiai Mosya

Oleh Niam At-Majha Selapan sekali, tepatnya selasa wage adalah hari yang paling di tunggu oleh masyarakat desa Parukan. Orang-orang sudah berjubel di depan masjid untuk menunggu datangnya Kiai Mosya, pengajian rutinan yang di adakan oleh Kiai Mosya. Masyakat desa Parukan berebut untuk mencium tangan Kiai Mosya, dari yang tua, sebaya bahkan tua. Semakin tanganya di […]
Puisi-puisi Puji Pistols

GANG PESAREAN ingin kukenang di gang ini ada petang yang bening berjajar pohon-pohon rindang dan tenang warung-warung ramah dengan setumpuk nasi bungkusan dan jahe hangat gurauan penjual parfum bahwa hidup butuh ditaburu minyak wangi hiburan gratis lagu-lagu soneta terdengar dari toko-toko tua lusinan dokar menunggu penumpang pulang ibu-ibu membeli oleh-oleh gethuk goreng dan serbet ratusan […]
“Huuuu … Huuu … Huuu”

Oleh Elin Khanin Suara tangisan menyayat hati terdengar dari padepokan Ki Wareng. Padepokan itu terletak di belakang pesantren. Samping sawah, di pojok atas tebing. Tumbuh subur semak belukar, pohon trembesi, pohon Albasia, dan bermacam-macam tumbuhan liar yang tumbuh subur grembuyung menaungi padepokan itu. Dari situlah tangisan itu berasal. Di sebuah kamar dengan penerangan seekor kunang-kunang […]
Puisi-Puisi Muhammad Rois Rinaldi

RENGGUTLAH AKU Renggutlah aku, kekasih. Renggut aku Aku janin dari rahim, engkau Ibuku. Kumerdekakan aku dari akuku jika kau membelengguku di dalam dirimu. Galur-galur hidup yang tuba, tujuan tiada. Kehendak ditinggalkan damba, orang-orang terkasih hilang tanda. Aku telah selesai marah di hari lalu,Bu. Hari depan seleret jejak bisu mengibas debu di ujung jalan buntu. Kubawa […]
Sekolah Tanpa Aturan itu Bernama “SALAM”

Oleh Syaiful Mustaqim Biodata Buku: Judul : Sekolah Apa Ini? Penyusun : Gernatatiti, Karunianingtyas Rejeki, Sri Wahyaningsih Penerbit : Insist Press Terbit : Juni, 2019 Tebal : 240 Halaman SALAM merupakan akronim sanggar anak alam. Lembaga pendidikan yang satu ini beda dengan pada umumnya. Apa sebab? Dari segi lokasi dan bangunan fisik tidak seperti sekolah […]