Puisi-puisi Puji Pistols

SAUS TIRAM Jika masih diberi panjang usia Dapur adalah tempat berbagi bahagia Di atas tungku kompor gas sebungkus mi direbus Ditaburi irisan bawang, kecap asin, lada dan saus tiram “meja makan ini satu-satunya benda yang paling sering kita kenang” TERMOS Selepas udara dingin ada hangat yang menunggu SEPEDA MOTOR Semoga roda terus berputar melampui pagi […]
Rindu Menggebu

Oleh: Elin Khanin Kisah cinta sejati manakah di belahan dunia ini yang paling kau kagumi? Yang paling menyita perhatianmu? Apakah kisah tragedi Romeo and Juliet dari Italia? Cintanya yang terhadang oleh kedua keluarga yang saling bermusuhan lalu berujung kematian? Ataukah kisah abad 17 yang mengharu biru dari India. Seorang raja tersohor bernama Shah Jahan yang […]
PUISI-PUISI NIAM AT-MAJHA

PERIHAL PERTEMUAN _eLKha angkringan itu kini kosong kau akhirnya pulang dan aku hanya menemukan kenangan berdua menyesap kopi di bawah jendela di bawah malam purnama udara yang beku berkelidan dengan cerita cinta yang belum kelar kita baca dan kau simpan ceritaku dan cintaku INSOMNIA bulan lalu; berlalu pergi ke antah kemana semakin mencari, sungkar dimengerti […]
Pak Sarfaraz

Oleh: Elin Khanin Part 1 “Bapak mau menikah?” tanyaku memastikan pada lelaki berumur dua puluh lima tahun di hadapanku yang sekarang sedang tersipu. Ada berjuta bunga tergambar di wajahnya. Tidak denganku, hatiku hancur berkeping-keping mendengar kabar itu. Bagaimana tidak, aku sudah sejak lama naksir dengan pak Sarfaraz-guru Tafsir di Madrasah Tsanawiyah Al-Anwar dimana aku sekolah. […]
Puisi-Puisi Bagus Dwi Hananto

DANDANGAN Sebelum puasa Kau masuk pasar malam Sepanjang jalan dekat rutan Yang biasa penuh pedagang makanan Nasi uduk dan tahu kecap Orang tua, muda, kanak-kanak Semuanya bahagia Menyambut bulan puasa Di sepanjang jalan Penjual menggantung dagangannya Dan pembeli menawar dengan pantas Kau ada di sana Bersama sepundak kegembiraan Celengan sapi dari tanah; Kapal ethek dari […]
Kepada Ibu

Oleh: Niam At Majha Kepada yang tercinta; Ibuku. Aku masih ingat dengan janji yang terlontar dari mulut Ibu; akan membiyayai pendidikanku hingga menuai kesuksesan. Dan aku bersumpah setia agar cita-citaku dan harapan luhur tersebut tercapai. Meskipun banyak nada-nada nyinyir dari tetangga sebelah. Angap saja sebagai angin berhembus, tak perlu di tanggapi dan lebih baik sukut […]