
Ruang Tunggu di Dada Ibu
Oleh : Latif Nur Janah Setiap kali perawat itu mengantar makanan, aku teringat bagaimana Ibu mengantar sarapan ke kamar untukku ketika aku tengah menggarap
Berita, artikel, sastra, dan kajian keislaman dari LP Ma’arif NU Jawa Tengah.

Oleh : Latif Nur Janah Setiap kali perawat itu mengantar makanan, aku teringat bagaimana Ibu mengantar sarapan ke kamar untukku ketika aku tengah menggarap

Oleh : S. Prasetyo Utomo MASIH gelap subuh, Samsu mendorong kursi roda Panji Rangsang, ayahnya, meninggalkan Lembah Kelelawar. Kursi roda melintasi jalan berkabut. Mereka

Oleh : Muhammad Aziz Rizaldi Deburan air dengan penuh semangatnya mengabarkan kepada pesisir. Samarnya percikan panas matahari mulai menunjukkan tajinya dari timur pertanda Sidas

Oleh : Yuditeha Berkat pertolongan Saki, pemuda buruk rupa dan miskin dari Kademangan Sukodono, jiwaku terselamatkan dari maut. Jurang tercuram di wilayah Kademangan Plupuh

Oleh : Septi Rusdiyana Arum duduk di atas bangku bambu yang berada di pinggir jalan dekat lapangan bola. Matanya memandang kosong ke langit. Hari

Oleh Sam Edy Yuswanto* Kepada ibu, Nurma mengatakan memilih tinggal di rumah saja. Nurma langsung menggeleng dengan raut enggan ketika ibu mengajaknya menghadiri kegiatan
© 2026 LP Ma’arif NU Jawa Tengah – PWNU Jawa Tengah. Hak cipta dilindungi.