Tabir Rahasia Abah Ajisukmo

Cerpen S. Prasetyo Utomo TAK perrnah diduga Broto bila ia mesti menghadap Abah Ajisukmo yang sudah sangat dikenal selama bertahun-tahun. Ia singkirkan perasaan sungkan untuk bertandang ke pesantren, menghadap Abah Ajisukmo. Laksmita, istrinya, yang pagi-pagi sekali, usai salat subuh, memintanya datang pada kiai setengah baya berhidung mancung, beralis tebal, dengan mata cemerlang meneduhkan. Laksmita […]
Lelaki Pucat di Gudang Belakang

Oleh: Pasini Lelaki pucat itu mengangkat wajah begitu jendela bergerak terbuka. Ia bangkit dari duduknya di bawah meja yang kakinya tinggal tiga. Sebuah senyum menggantikan gundah. Aku menangkupkan dua telapak tangan di tengah dada, berisi permintaan maaf tidak bisa mengunjungi beberapa hari. Ia tampak mengerti. Kepalanya manggut-manggut memaklumi. “Aku sibuk sekali,” bukaku, bukannya mungkin ini […]
Dendam, Tongkat dan Pesan Guru

Cerpen: A. Warits Rovi Dari balik jendela kamar kos, aku memandangi kekar dahan rambutan bersanggul daun lebat. Jan dinding kusam yang kaca penutupnya sudah pecah menunjukkan pukul 08.23 pagi. Berdetak keras di samping sebatang tongkat yang kugantung pada setancap paku. Tongkat kayu itu bergambar helai-helai rambut panjang bergelombang sisa goresan mata duri carang. Ujungnya […]
Sepotong Pagi Tenggelam di Halaman Sekolah

Cerpen Latif Nur Janah Pagi milik Halimah berawal dari kokok ayam jantan di pekarangan rumahnya. Ia adalah perempuan beranak satu yang enggan diboyong anaknya ke kota. Setelah mengambil air di tempayan untuk berwudu, langkah Halimah menuju dipan di kamar sebelah barat. Dua rakaat sembahyang ia lakukan diiringi derit dipan dan suara burung dari kebun. Mukena […]
Nikmat Berjanjen

oleh: Naila Zulfa Jika kalian lewat di desa Serno pada bulan Rabiul Awal, desa yang di kiri kanannya masih terhampar sawah dan kebun sengon milik warga, telinga kalian akan dimanjakan oleh senandung Barzanji dari hampir seluruh toa langgar. Desa itu sampai sekarang masih melestarikan budaya mauludan usai salat magrib sampai isya di tiap langgar. Penduduk […]
Ngaji Senja

Oleh Gansar Dewantara Rumah megah itu ada di kampung Damai, milik Haji Rahman Ali, seorang pensiunan Ditjen Depag Pusat, juga seorang petani padi dan tanaman porang. Namun, rumah megah itu ada ketidaklaziman untuk sebuah rumah megah pada umumnya, termasuk penghuninya. Rumah megah itu dengan teras berupa bangunan pendopo mirip serambi masjid Agung Demak. Gaya […]