Kegalauan Hati Ibu Masa Kini

Oleh: Naila Zulfa Maryam pulang ke rumah dengan baju basah kuyup. Hujan lebat mengguyur saat perjalanan. Meski tak membawa jas hujan, ia tetap menerobos. Tak peduli hujan yang menderas dan petir yang menyambar. Sesampai di rumah, tak ada seorang pun yang menyambutnya. Seluruh penjuru rumah sudah ia geledah. Suaminya baru akan pulang nanti sekitar jam […]
Tetangga yang Aneh

Cerpen Mahan Jamil Hudani Mungkin kau sering melihat seorang yang hidupnya dalam kesendirian dan kesunyian, tanpa teman atau keluarga. Ia seperti pertapa yang sering menghabiskan waktunya di rumah, sendirian, jika keluar rumah juga sendirian, tanpa teman pernah datang ke rumahnya. Ia jarang bergaul dengan lingkungan sekitar hingga tetangga dan orang-orang terdekatnya—meski tak banyak yang bisa […]
30 Detik Al-Najjar

Oleh M.Z. Billal Dia yakin seragam putihnya akan selalu melindunginya. Darah orang-orang terluka bahkan tewas yang pernah mewarnai pakaiannya menjelma api yang membakar semangat dalam dadanya untuk terus berjuang membantu mereka yang tidak pernah lelah, berkorban tanpa takut mati, demi meraih hak untuk memiliki tanah kelahiran. “Sudah menjadi pilihan hidup. Saya berada di […]
MIMPI BURUK

Cerpen Sulistiyo Suparno Setelah pensiun dari guru SD, Sastro Wiyono punya banyak waktu luang untuk membaca buku. Dua anaknya sudah bekerja, sehingga ia leluasa menggunakan uangnya untuk membeli buku. Seluruh bagian rumahnya penuh dengan buku. Istrinya pernah menghitung, ada hampir tujuh ribu buku di rumah yang tak seberapa luas itu. Sering kali, ketika usai membaca […]
Orang Orang Yang Masuk ke Dalam

Oleh Ilham Wahyudi Akhirnya penggeledahan itu terlaksana juga. Meskipun sudah satu bulan sejak operasi tangkap tangan menghebohkan seluruh negeri. Badan Pengawas Komisi Pemberangusan Korupsi dengan bangga mengumumkan persetujuan penggeledahan. Dengan sigap, tim penyidik pun bergegas menuju lokasi. Di kantor Partai Crootz, sebuah acara sudah disiapkan oleh tuan rumah untuk menyambut penyidik Komisi Pemberangusan Korupsi. Sungguh, […]
Tarian Penggali Kubur

Cerpen M Arif Budiman Har duduk menepi ketika Wir, anaknya, menepuk pundak Har. Sejenak Har melepas lelah. Lalu bersandar di bawah pohon kamboja. Peluh perlahan membanjiri tubuh legamnya hingga semakin memperjelas otot-ototnya yang mengular. Meski demikian Har sudah tak sekokoh dulu sebab usia perlahan terus menggerogotinya. Sudah hampir setengah abad Har mengabdikan hidupnya sebagai penggali […]