AIR MATA EMAK

Cerpen A. Warits Rovi     Emak duduk hanya pada belah tempurung, menyorong kayu ke dalam tungku, memandang api lama sekali. Seolah dalam api itu ada peristiwa ajaib yang ia lihat. Aku melihat Emak dari belakang, hingga tampak uban putihnya menyembul di tepi kerudungnya yang melabuhi lelehan peluh mengkilap di lehernya. Setelah kudekati, ternyata Emak menangis, […]

Rusman Merindukan Kiriman

Cerpen Moh. Romadlon Rusman duduk lesu di batu berlumut. Ia betul-betul kehausan sekarang. Andai ada setetes saja itu sudah membuatnya lebih baik. Akan tetapi ia tidak punya sedikit pun bekal. Ia pun tidak mengerti harus minta tolong pada siapa. Anak, sanak atau siapa pun tidak pernah ada yang berkunjung. Sepertinya betul-betul tidak ada yang bisa […]

Surat Bulbul kepada Mawar Berduri

Cerpen Ilham Wahyudi  Mawar Berduri kekasihku … Semoga kau tidak kecewa,  sebab sudah lama tidak mendapat surat dariku. Seperti yang kau tahu, kesibukanku akhir-akhir ini sangatlah padat dan melelelahkan. Kondisi ekonomi yang kian tak terprediksi telah membuat kas negeri burung nyaris stadium 4. Ditambah pula meletusnya perang antara Negeri Beruang Putih dengan Negeri Tupai Tanah—yang […]

Tulah

Cerpen Faruqi Umar “Aku masih tidak percaya,” desahnya.   Di ruang tamu dalam temaram lampu bohlam, Tarun duduk merenung. Mata tuanya berkaca-kaca. Beberapa pertanyaan sedari tadi berkelebat di kepalanya. Sebagai bapak, tentu ia mengenal Sari lebih daripada siapa pun. Ia hafal betul kebiasaan anaknya, dan ia selalu bangga padanya. Tetapi kabar itu telah membuatnya sedih. Ia tak lagi […]

Gadis Kiriman Tuhan

Cerpen Alim Musthafa Seperti Ramadan tahun lalu, gadis itu datang lagi ke kampung Anyar, tinggal bersama keluarga Kiai Nawawi, dan ikut membantu mengisi kajian-kajian kitab untuk murid-murid yang libur sokolah di pagi hari. Selain itu, gadis itu juga ikut berbagi takjil ke warga sekitar, dengan berkeliling bersama Neng Aisyah sehabis Asar. Dan gadis itu oleh […]

Awan Hitam di Atas Kepala

Cerpen Pasini     Yaz ingin tertawa, tapi dua hal serasa mencegah. Pertama, wajah serius lelaki paruh baya di depannya. Kedua, bayangan kematian itu sendiri. Tak pernah ada yang menggambarkan kubur sebagai tempat yang indah bagi pendosa sepertinya. Tak ada tuak atau anggur merah lagi. Terlebih perempuan muda pemantik birahi.    Tubuhnya terasa baik-baik saja. Bahkan batuk dan […]