Sajak-Sajak Tjahjono Widarmanto
ERU COKRO: RATU ADIL /1/dengan sesajen sekar tujuh warna, cok bakal, tumpeng tujuh rupakuikatkan mimpi sejarah dan ramalan penunggu kuncen […]
ERU COKRO: RATU ADIL /1/dengan sesajen sekar tujuh warna, cok bakal, tumpeng tujuh rupakuikatkan mimpi sejarah dan ramalan penunggu kuncen […]
Hanya Angin Sakal Badai tidak kekalHanya jejak angin sakalSesekali nakalLantaran ratap merdu kekasih yang binal Dan padang lalang yang lantakKe
Pesantren Tua di pojok kebisingan kotajiwa yang hampa berharap cahayakegelapan tak bisa mengeja firmannyadisingkap dengan ikhlas kekasihnyasetiap musim pemilu tibadi
Al-Fatihah di Pusaramu kemana pun kau bersembunyiniscaya ia akan menemuimuku bukan menepis kepastiantetapi kepastian ini membekaskan kepahitandari kenangan manis yang
Guru baik dan penurut kemeja motif batik. rambut klimis. parfum murah. sepatu diusap sekenanya. pagi-pagi sekali saya harus berangkat ke
Kebahagiaan Bunga-Bunga kebahagiaan sedang menjadi milik bunga-bungadan penjajahan milik hati yang terlena seorang lelaki sambil tidak peduli kalaupandemi selalu merekam