Ular di Dalam Kotak Infak

Oleh Risen Dhawuh Abdullah Setelah selesai salat jumat, kembali orang-orang yang menghitung uang infak di serambi masjid Nurul Huda digegerkan dengan adanya ular seukuran jempol dengan panjang kurang lebih setengah meter di dalam kotak infak. Ular itu melingkar di atas tumpukan uang. Ular itu berwarna coklat keemasan. Seluruh orang yang mengerumuni kotak infak itu berlari […]
ELEGI KEHIDUPAN YOSHI

Cerpen Novia Sari Melati Dendam hanya akan menorehkan kisah laga yang tak pernah usai. Benci hanya mampu membuat tidurmu kurang nyenyak. Cobalah tidur dengan bermimpi. Cobalah bernapas tanpa menghela. Cobalah kehidupan yang bahkan kau tak pernah merasakan sebelumnya. Bukan perihal monoton rasa—hidup yang kadang tidak kau harapkan jalan ceritanya boleh jadi menjadi hidup yang tengah […]
Dua Santri

Cerpen Ahmad Hamid Ketika di pondok, Harun sering mendapat kiriman dari orang tuanya di kampung. Ia selalu membagi-bagikan kiriman itu kepada teman-temannya—tidak hanya teman kamar, tetangga kamar juga mendapat jatah. Harun tidak pernah menyimpan makanan, tidak seperti teman-teman lain yang selalu menyimpan makanan untuk hari esoknya. Harun selalu menghabiskan makanan pada hari itu juga. Besok […]
Putri Sang Kyai

Dilahirkan di lingkungan yang kental dengan agama, Laeli tumbuh menjadi gadis yang sopan serta berbakti kepada kedua orang tuanya. Dibesarkan dari keluarga yang disegani di kampungnya, sebagai panutan dan imam masjid dengan title kyai, membuat lelaki harus berfikir ribuan kali untuk mendekati, Laeli si kembang desa. Empat bersaudara, tiga laki-laki dan terakhir Laeli gadis sendiri, […]
Usaha Membayar Buku Sekolah

Cerpen Risen Dhawuh Abdullah Setelah menjelaskan kebutuhan yang diperlukan untuk bangunan yang sedang digarap, Pur dengan gemetar menerima sejumlah uang dari Pak Sayuti. Oleh Pur, uang itu nantinya akan dibelanjakan beberapa sag semen, beserta keperluan lain yang sekiranya diperlukan. Seketika ingatannya langsung tertuju pada rumah. Tadi pagi, sebelum berangkat sekolah, anaknya—Wegig—bilang bahwa besok adalah hari […]
Kisah Seorang Anak

Cerpen Ahmad Hamid Tok…tok..tok…”Bangun…Bangun….Faait” suara pintu dan suara ibu membangunkan anaknya. Faait segera bangun dan megambil peci serta sarung yang sudah disiapkan malam hari. Segera pergi ke masjid yang kala itu baru dikumdangkan suara adzan merdu yang faait anggap sebagai Bilal bin Rabah. Tempo hari baru diceritakan kisah Bilal oleh guru ngajinya tentang seorang budak […]