Waktu Paling Nikmat untuk Tidur Siang

Cerpen Mahrus Prihany Kau tahu kawan, aku adalah orang yang paling susah untuk tidur siang dan aku memang tidak pernah melakukannya karena hari-hariku dihabiskan dengan pekerjaan di kantor. Tentu ini hal bagus, hanya kadang ini membuatku agak tersiksa karena akhir pekan saat liburan, sepasang mataku juga susah terpejam saat siang. Tapi anehnya, aku memiliki waktu […]
Cerita Kematian di Kota S Sebelum Menjadi Kota X

Cerpen Adi Zamzam Kota S yang semula tenang dan hanya terusik berita-berita ekonomi, korupsi, dan skandal-skandal kecil para penghuninya, mendadak terjaga. Ceritanya dimulai dari seorang artis yang mengaku baru saja bertemu dengan Maut. “Umurku hanya tinggal sebentar, karena itulah akan kupergunakan untuk beramal sebanyak mungkin…,” ujar artis tersebut di sebuah acara milik pejabat. Beragam komentar […]
Lelaki Berkafan Serban

Cerpen Musyafa Asyari Ketika kebencian ingin mencekikmu, pejamkan mata, diam dan tarik napas dalam-dalam kemudian embuskan perlahan. Berdamailah dengan kebencian itu. Pada sebuah kebencian, aku teringat pada sebait kisah yang akan aku tuturkan… Di desaku ada lelaki yang selalu dibenci warga. Jika kau selalu berpikir bahwa dunia itu indah maka kau tidak akan menemuinya pada […]
Tuah Lontong Cap Go Meh Buatan A Ma

Cerpen Heru Sang Amurwabumi A Ma pernah bercerita, orang-orang Tiongkok Kuno meyakini jika sincia membawa banyak tradisi dan mitologi. Mulai kepercayaan hujan turun di pagi hari yang mengucurkan rezeki bersama air yang dijatuhkan Kaisar Langit untuk membasahi bumi, membawa tumbuhnya harapan-harapan baru di atas tanah, sampai keberadaan makhluk pengacau bumi dengan memangsa hewan ternak dan […]
Pencarian Abdul Jamil

Cerpen Ilham Wahyudi Meski kedua mata Abdul Jamil telah buta, ia tetap nekat ingin bertemu Marlina tali jantungnya. Pada malam ketika bulan penuh membulat, Abdul Jamil memutuskan keluar dari rumah. Baru beberapa langkah dari pintu, tubuhnya yang sudah bagai tengkorak hidup itu berulang kali tersungkur mencium tanah. Namun niat menemui Marlina tak segaris pun surut […]
Saudade

Cerpen Yuditeha Sudah hampir dua pekan, lelaki itu datang ke pemakaman ini. Waktu dan apa yang dia lakukan hampir sama. Siang hari, saat matahari tepat di atas langit, dia muncul di tikungan jalan menuju pemakaman. Ketika memasuki pintu masuk pemakaman, dia turun dari sepeda, lalu menuntunnya menuju pusara itu. Sampai di sana, dia menyandarkan sepeda […]