Tikar Lama di Rak Musala

Oleh : Yuditeha Tidak ada yang benar-benar pulang di Kampung Ngunut Lor malam itu. Jam di menara musala memang menunjuk angka delapan, tapi jarum detik seakan-akan ragu berjalan. Angin lembab dari arah pesawahan menyusup lewat celah papan warung kopi milik Bu Santi, membuat cangkir-cangkir seng di rak atas bergemetar kecil seolah sedang menggosip pelan. Seorang […]
Fragmen Luka

Oleh : Yuditeha Aku sedang mengantar Lina ke Pasar Lama untuk membeli pisau. Katanya, pisau di rumahnya sering hilang. “Kemarin dipinjam tetangga buat ‘ngeleti’ daging kambing,” gerutunya, “Tadi pagi kuambil ke rumahnya kok banyak alasan. Wislah, males aku.” Aku hanya mendengarkan. Begitu sampai di pasar, Lina langsung menuju kios perabot tanpa basa-basi. Aku memilih duduk […]
Barak Militer di Pintu Sekolah

Oleh Yuditeha Jika ada yang bertanya, apa sebenarnya gunanya sekolah, maka jawaban paling mendasar adalah tempat mendidik manusia. Bukan hanya mendidik agar bisa membaca atau menghitung, tetapi mendidik agar bisa merasa, berpikir, bersikap, dan menjadi warga yang utuh. Maka ketika negara atau pemerintah mulai mengirim anak-anak yang dianggap “nakal” ke barak-barak militer, kita patut bertanya, […]
Namaku Sima

Oleh : Yuditeha Berkat pertolongan Saki, pemuda buruk rupa dan miskin dari Kademangan Sukodono, jiwaku terselamatkan dari maut. Jurang tercuram di wilayah Kademangan Plupuh itu hampir menghempaskanku. Waktu itu Saki lewat dekat jurang itu, yang menurut pengakuannya nanti sedang melakukan perjalanan menuju Sala untuk mengadu nasib, menawarkan jasa lukisnya di pesta rakyat. Karena dia melihatku […]
Guru di Ujung Tanduk

Oleh Yuditeha Di balik meja pengajaran, seorang guru seringkali mengenakan berbagai topi: sebagai pendidik, sebagai konselor, bahkan sebagai penjaga masa depan bangsa. Setiap langkah yang diambil, setiap kata yang diucapkan, selalu berangkat dari niat mulia untuk membentuk karakter dan masa depan murid. Namun, di tengah pergulatan ini, muncul dilema besar yang tak kunjung usai: bagaimana […]
Kucing Oranye

Oleh : Yuditeha Rum adalah anak seusia SMP yang memiliki sifat unik. Orang-orang menyebut Rum autis, tapi ibunya menganggap ia anak istimewa yang melihat dunia sekitarnya terkadang dirasa berbeda. Segala sesuatu yang terlihat biasa di mata orang lain, baginya bisa menjadi misteri yang penuh teka-teki. Rum tidak banyak bicara, lebih suka menghabiskan waktu di rumah […]
