Pemberantasan Buta Aksara pada Perempuan

Oleh Hamidulloh Ibda Angka buta aksara pada kaum hawa ternyata lebih besar dibandingkan dengan kaum adam. Apakah ini kebetulan, atau ada faktor sosial yang menjadikan perempuan dominan buta aksara daripada laki-laki? Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut 3,4 juta jiwa (2,07 persen) penduduk Indonesia masih buta aksara. Rinciannya, jumlah Iaki-laki 1.157.703 orang dan perempuan 2.258.990 […]
Literasi Bukan Pemaksaan, Tapi?

Oleh Hamidulloh Ibda Mengampu mata kuliah Karya Tulis Ilmiah (KTI) bukan hal mudah. Meski menulis sudah menjadi makanan sehari-hari bagi saya. Namun banyak pengalaman menarik yang perlu saya ceritakan di tulisan ini. Pertama, kemampuan atau bisa disebut kompetensi mahasiswa dalam menulis berbeda. Sehingga mengharuskan saya memperlakukan mereka berbeda pula. Apalagi pembelajaran dalam jaringan seperti saat […]
Jurnal Predator

Oleh Hamidulloh Ibda Suatu ketika, di pagi yang dingin, ada pesan nyasar dari nomor WhatsApps yang tidak saya simpan. “Bro, aku wes duwe ID Scopus, awakmu wes duwe durung?” Setengah sadar, saya membaca pesan singkat di layanan pesan berwarna hijau itu. Saya tidak tanya “niki sinten” karena di foto profilnya juga hanya foto cangkir kopi. […]
Penulis Lepas

Oleh Hamidulloh Ibda Sahabat saya, dulu sekira tahun 2014 pernah menulis status di beranda Facebooknya. Kira-kira begini “setiap orang tua kalau didatangi laki-laki yang dekat dengan anak gadisnya pasti tanya, apa pekerjaanmu, Dek? Saya tidak pernah menjawab sebagai penulis. Saya jawab belum bekerja. Seandainya saja penulis adalah pekerjaan yang bergengsi dan diakui, pasti mereka steikul […]
Teroris itu Good Looking?

Oleh Hamidulloh Ibda Kabid Media Massa, Ekonomi dan Hukum FKPT Jawa Tengah Good looking. Penampilan bagus, indah, elok, sedap dipandang. Namun siapa sangka, di balik penampilan itu tersimpan “sesuatu di balik sesuatu”. Ada kamuflase yang disadari atau tidak oleh masyarakat kita. Pemaknaan good looking kira-kira demikian. Meski tidak semua orang demikian, namun kita harus memiliki […]
Kaidah Selingkung

Oleh Hamidulloh Ibda Perkenalan saya dengan kaidah selingkung dimulai sekira tahun 2013 silam. Kala itu, kebiasaan menulis di media massa harus saya sesuaikan dengan dunia ilmiah, akademik, dunia kampus lah. Anda pasti tahu, aturan menulis artikel ilmiah itu kaku, harus sistematis, metodologis, berdasarkan riset, ilmu pengetahuan. Nah, semua itu diikat dalam kaidah selingkung. Jika menulis […]