Puisi-Puisi Tjahjono Widarmanto, Musafir Celaka Ini Mencarimu, Catatan Rindu, Muhammad, Kucari Senyummu
MUSAFIR CELAKA INI MENCARIMU pengelana itu aku musafir malang dikutuk menggendong risau terseok-seok seperti kuda beban menyeberangi belukar air belukar angin belukar api malaikat telah merajah telapak tanganku dengan…
Belajar Melalui Mengajar
Oleh : Niam At Majha Wajah pendidikan kita seringkali berubah-ubah dengan corak dan warnanya. Dengan segala kebijakan-kebijakan yang tak dapat terelakkan. Berganti orang tentu akan berganti kebijakannya pula. Buku ini…
Menghadirkan Gus Iqdam Sebagai “Cermin” bagi Guru Ma’arif
Oleh: Pekik Nur Sasongko* Gus Iqdam (adalah fenomena yang luar biasa. Betapa tidak, majelisnya di mana pun berada selalu dihadiri oleh ratusan ribu jamaah. Tidak hanya saat di Blitar dan…
Berorganisasi dengan Sewajarnya
Oleh Irna Maifatur Rohmah Bersosial tidak akan ada habisnya selagi masih hidup dengan normal. Yang mana masih membutuhkan dan berinteraksi secara intens dengan manusia lain. Sebagai manusia yang hidup di…
Membangkitkan Nasionalisme Melalui Pemakaian Bahasa Inonesia
Oleh: Tjahjono Widarmanto /*/ Bendera merah putih, bahasa Indonesia, lambang negara, dan lagu kebangsaan Indonesia merupakan sarana pemersatu, identitas, dan wujud eksistensi bangsa yang menjadi simbol kedaulatan dan kehormatan…
Fenomena Call for Papers Jurnal Abal-Abal
Oleh Hamidulloh Ibda Sekira awal Desember 2023, ada teman di grup penelitian ngirim URL status Prof Uli Kozok. Di dalam status Facebook itu, memang Ulik Kozok menulis seperti ini: MENGENALI…

