Puisi-Puisi Seruni Unie, Dendang Perempuan, Re,Mahligai Waktu, Perkenalan, Dehset Bey
DENDANG PEREMPUAN ; putri sarinande Lalu kita main suit yang menang harus cari pacar yang kalah, boleh petualang tapi waktu memilih seri hingga diam-diam, kita menemukan cinta tanpa saling cerita…
Seutas Tali Melingkar di Leher Lelaki Itu
Oleh: Sam Edy Yuswanto "Ayah lagi ngapain?” Lelaki berkulit sawo matang dengan wajah kosong itu menoleh kaget. Jantungnya berdetak kencang. Rasanya mau copot. Seraut wajah polos menatap. Kedua tangan bocah…
Guru: Titik Lemah yang Terus Terabaikan
Oleh: Fathma Anggraita Di tengah hiruk-pikuk persoalan pendidikan hari ini, mulai dari kenakalan siswa, krisis karakter, hingga rendahnya literasi, kita sering terjebak pada perdebatan klasik: siapa yang paling bertanggung jawab?…
Refleksi untuk Guru di Era Digital: Menjaga Amanah Teladan Moral atau Hanyut dalam Gairah Viral?
Oleh: Dhonni Dwi Prasetyo Ketika kita berdiskusi mengenai masa depan sebuah bangsa, maka secara otomatis kita akan terhenti pada satu titik sentral, yakni pendidikan. Dan tentu saja kita semua pasti…
Puisi Puisi Niam At Majha, Pelukan Ringan, Cerita Secangkir Kopi, Kita Pernah Singgah, Cincin di Jarimu,, Bergandengan Tangan
PELUKAN RINGAN "dari pelukan ringan menjelma kebahagiaan" beri aku pelukan ringan saban ketemu di persimpangan pagi siang senja dengan malam menjelma aku dan kau berbicara dalam terpaan udara cukup dirasa…
Pulang
Oleh : Gunoto Saparie Di ruang tamu yang sederhana itu, udara seperti menahan napas. Jam dinding berdetak pelan, seolah enggan mengganggu percakapan yang sebentar lagi pecah. “Aku sudah mendaftar umrah,”…

