Puisi-Puisi Budhi Setyawan
KE SEBUAH PESISIR barangkali tahun tahun hanya bayangsehimpunan hunjam kecemasan yanglebih deras dari hujan musim ke sembilanhingga sungai sungai meluapmengabarkan […]
Kumpulan konten puisi milik Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama Jawa Tengah, Selamat membaca!
KE SEBUAH PESISIR barangkali tahun tahun hanya bayangsehimpunan hunjam kecemasan yanglebih deras dari hujan musim ke sembilanhingga sungai sungai meluapmengabarkan […]
BAYANG-BAYANG DI ANTARA PUING (1)tak lagi siang tak lagi malamwarna-warna tak lagi pekat atau cemerlanglaut-laut mendaki gigir tebinggunung-gunung memburu ombak
LANGGAM PERPISAHAN 1/Selalu kutaruh harapan di setiap kelok perjalanan,bahwa ada saatnya kau rubah haluanMengganti kidung dengan qur’an, menukar ahad menjadi
TERKANTUK-KANTUK DI SORE HARI Segalanya menuju beranda senjaDengan tongkatnya yang terantuk lantaiSeorang lelaki—konon penyairTerkantuk-kantuk di sore hari Sekarang semua hampir
DOA BOCAH PENJAJA GORENGAN Tuhan, kata orang hujan itu berkah. Hujan berlimpah, rezeki pun melimpah. Tapi mengapa saat air langit
MEMBACA KARANGANYAR kusaksikan pijar apidari punggung Lawusaban pagi.kudapati sepasang jalaktak henti-henti menyerukan nama-Mu. di jendela,bulan pamit.selepas menggantung sesubuh penuh.berwarna kelabu.