Puisi-puisi Puji Pistols

CATATAN HARIAN Pantura hujan Lampu padam Nggak ada sinyal SEPATU _di Malioboro perjalanan menjalin kaki kita membawa rute tali sepatu sebagai penanda hidup, yang menyimpan kedatangan begitu pula kepergian perjalanan mengingatkan banyak nama-nama sesudah itu akan dikenang menjadi bahasa rumah apabila di rindukan “aku tiduran, aku berjalan dalam fiksi, cahaya taman, 0 kilo meter, lampu […]
Marni

Oleh Bagus Dwi Hananto Marni tetap menunggu sang suami di depan pintu rumah. Sudah lebih dari seminggu Sukaryo tidak kembali. Kali ini, karena dia kalah judi sabung ayam. Leher ayam jago kesayangannya hampir putus setelah terpatuk ayam jawara milik Parmin. Dengan taji tumpul, ayam jantan Sukaryo tidak lagi punya daya apa pun. Ayam yang selalu […]
Puisi-Puisi Seruni Unie

APHOLOGI HUJAN Dalam hujan, aku menjajakan kesepian. Sebab tak ada lagi tempat untukku bersandar. Semenjak matahari sungsang dan mengecupkan tanda silang. Pada dadaku yang sempal Dalam hujan, kenangan silih ganti tandang. Menuang rindu purba pada wajah ayah ibu. Juga basah kembang sepatu. Sebab tiada lagi pelukan, saat badai menghempaskan Maka pahami, bila kadang ku pilh […]
Wasiatmu Kutunaikan, Nduk

Oleh Umi Ha Es Namanya Nur Hasan tapi lebih dikenal dengan Kiai Nung. Beliau pengasuh pondok pesantren At Tasamuh yang memiliki santri kurang lebih 1000 orang. Sosoknya alim, ramah, murah senyum, dan enak diajak bercerita, membuatnya dicintai banyak orang. Rutinitas Kiai Nung; ba’da subuh adalah mengaji kitab kuning disimak oleh para santri sampai sekitar pukul […]
Puisi-Puisi Muhammad Rois Rinaldi

Pada Suatu Jeda Jalanan jauh itu, hari buta terlunta. Sepi yang lacur dilucuti kepak jalak. Napasku, dengus anjing pada bukit senyap dilingkup kabut. Mencarimu! 2010 Aku Jatuh Cinta Aku jatuh cinta kepada perempuan tua di terminal subuh yang gagap. Matanya, menggugurkan magnolia dan jerit dunia adalah gulma yang beredar dari inang. O celak mata yang […]
Sapune Mbah Yai

Oleh Taufiq Mentari sore terlihat cerah kuning keemasan menerobos di sela sela dedaunan pohon yang berdiri tegak di pojok terminal sawangan. Terlihat beberapa pedagang asongan yang sedang menjajakkan dagangannya ” Dom kancing kapur barus lem tekus sepulu ewu” terdengar salah satu suara khas terminal yang menggelitik telinga. Suaranya keras lantang mengingatkanku saat masih hobi orasi […]