Berita

Diklat Literasi Jilid 1 LP Ma’arif PWNU Jateng Akan Digelar di Wonosobo

Semarang, Maarifnujateng.or.id – Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Literasi yang digelar Bidang Diklat dan Litbang LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah bekerjasama dengan Ditjen GTK Kemenag RI akan berlangsung di SMP Al-Madina Wonosobo, besuk pada 27-28 Desember 2019.

Hal itu diungkapkan Ketu Tim Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah Hamidulloh Ibda kepada awak media, Kamis (25/12/2019).

Sebelumnya, pihaknya bersama membahas persiapan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Literasi bersama LP Ma’arif PCNU Wonosobo pada Jumat (20/12/2019).

Tim Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah akan mendapuk beberapa pemateri. Selain Ketua LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah R. Andi Irawan, Hamidulloh Ibda, Niam At-Majha, M. Iqbal Dawami, Junaidi Abdul Munif juga akan menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut.

“Kami akan menggelar Diklat Literasi part 1 di Wonosobo yang kebetulan bekerjasama dengan Ditjen GTK Kemenag RI. Insyallah akan berlangsung selam dua hari, yaitu tanggal 27 sampai 28 Desember 2019,” kata Ibda.

Ia menjelaskan, bahwa sesuai rencana, kegiatan turba alias turun ke bawah akan dilaksanakan tahun 2020. “Tapi alhamdulillah, begitu modul dan panduan teknis Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) sudah jadi, kita dapat bekerjasama dengan Kemenag lewat GTK,” beber penulis buku Sing Penting NUlis Terus tersebut.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan LP Ma’arif PCNU Wonosobo, dan Kepala SMP Al-Madina Wonosobo.

“Kami memberi kesempatan kepada semua LP Ma’arif PCNU di Jawa Tengah untuk bersinergi dengan Tim GLM LP Ma’arif PWNU Jateng untuk menggelar Diklat Literasi berikutnya. Soal materi, pemateri, akomodasi dapat dirembug bareng yang penting orientasinya adalah produk,” kata dia.

“Usai kegiatan, kami akan menerbitkan karya literasi hasil dari Diklat. Entah nanti berupa kumpulan puisi, atau bunga rampai artikel, karena syarat mengikuti Diklat Literasi ini adalah keseriusan menulis,” lanjut Kaprodi PGMI STAINU Temanggung tersebut.

Pihaknya berharap, dengan adanya Penerbit dan Percetakan ASNA Pustaka, semua guru dan pelajar Ma’arif di Jawa Tengah berkontribusi mengirimkan karyanya. (admin).

Tinggalkan Balasan