Berita

LP MA’ARIF NU JATENG: AKSI PEDULI KORBAN BANJIR, BERBAGI UNTUK SEMUA

1505208_579621828794296_308825179_n
PENYERAHAN BANTUAN: H. Agus Sofwan Hadi, S.H. menyerahkan bantuan kepada ketua LP. Ma’arif NU Kab. Jepara Dr. H. Zubaidi, M.Pd. di kantor Ma’arif NU Jepara. Sabtu (8/2).

JEPARA. Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jateng (LP.Ma’arif NU Jateng) H. Agus  Sofwan Hadi, S.H. didampingi Sekretaris Drs. Sahidin, M.Si. dan Bendahara Ahmad Jauhari serta Khoirul Muslimin anggota bidang Pramuka, Olahraga dan Seni melakukan kunjungan silaturrohim ke kantor LP. Ma’arif NU Kab. Jepara menyerahkan bantuan tunai dan buku tulis kepada korban banjir di Kabupaten Jepara.

“Alhamdulillah, terima kasih atas kehadiran rombongan pengurus Ma’arif NU Jawa Tengah, terlebih pak ketua hadir secara langsung ke Jepara,”  kata Zubaidi saat menyambut kehadiran rombongan Ma’arif NU Jawa Tengah. Korban banjir di Jepara yang terparah di Kecamatan Welahan, Kecamatan Kedung, Desa Karangrandu, Desa Kaliombo dan Desa Gardu. Jum’at, (24/1)

Bantuan berupa buku tulis merupakan salah satu usulan dari ketua cabang LP Ma’arif “Saya ditelephon beberapa ketua cabang, mereka  meminta bantu berupa buku tulis, banyak siswa madrasah bukunya, basah dan hilang”  Ungkap Agus Sofwan Hadi. Bantuan buku tulis masing-masing cabang berbeda sesuai dengan tingkat kebutuhan.

Acara kunjungan silaturrohim peduli bencana ini juga dilakukan serentak di wilayah karesidenan Pati, meliputi Kab. Pati, Rembang, dan Kab.Kudus.

Selesai menyerahkan bantuan di Jepara, rombongan Ma’arif NU Jateng, bertolak ke Kudus. Rombongan yang berjumlah empat orang tersebut tiba di Kantor LP. Ma’arif NU Kudus pukul 15.30, diterima oleh Sekretaris Slamet  di ruang LP. Ma’arif NU Kudus.

Sahidin mengatakan, “kunjungannya ke LP. Ma’arif NU Kudus sebagai bentuk kepedulian sosial atas musibah bencana, semoga para korban tabah, sabar.”

Menurutnya musibah ini terjadi merata di Republik Indonesia. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari musiban ini, tentunya kita harus saling membantu sesama umat manusia tanpa harus membedakan suku ras dan agama. Khoirul Muslimin.

Tinggalkan Balasan