Sastra Kita; Pelayaran Tanpa Peta

Oleh: Tjahjono Widarmanto I Persoalan tak hadirnya kritik sastra secara optimal dalam pertumbuhan sastra Indonesia merupakan permasalahan yang sudah menjadi klise. Sungguh pun demikian, persoalan tentang tidak optimalnya kritik dalam konstelasi sastra Indonesia harus selalu diungkit untuk selalu mengingatkan bahwa kritik sastra diperlukan dalam tatanan perkembangan sastra. Seperti kita ketahui, ranah ilmu sastra atau dimensi […]

Psychowriting: Strategi Menulis Sastra dengan Perspektif Psikologi

*) Oleh: Tjahjono Widarmanto   / Titik Singgung Menulis dan Psikologi/ Psikologi atau ilmu jiwa merupakan sebuah disiplin ilmu pengetahuan yang berfokus mengulik aspek-aspek kejiwaan manusia. Berdasarkan historisnya, psikologi merupakan disiplin ilmu pengetahuan tertua yang mendampingi ilmu filsafat. Secara ringkas psikologi dapat dimaknai sebagai sebuah disiplin ilmu yang mengulik kondisi, kebutuhan, dan pemahaman jiwa, pikiran, […]

Puisi; Menjelajah Bahasa, Menelusur Kata

*)Oleh: Tjahjono Widarmanto Sastra membangun dunianya sendiri, membangun realitasnya yang otonom dengan menggunakan medium bahasa. Dalam genre puisi, penyair memunculkan pemikiran dan estetikanya melalui bahasa yang khas. Imaji-imaji, gaya bahasa, pembayangan empatif, simbol dan metora-metafora merupakan senjata para penyair dalam mengeksploitasi bahasa. Penggunaan bahasa dalam puisi sangat personal, dalam arti setiap penyair memiliki pengucapan estetis […]

Tantangan Komunitas Sastra

*) Oleh: Tjahjono Widarmanto  /*/ Sastra memiliki posisi strategis dalam mengembangan dan membentuk sikap dan sifat-sifat kemanusiaan yang universal. Ungkapan bijak: “Jika politik bengkok, puisi akan meluruskannya! Jika politik kotor, puisi akan membersihkannya!” Ungkapan tersebut menyiratkan puisi dan genre sastra lainnya memiliki daya suci, ada suara Tuhan, ada suara kebenaran dan malaikat penjaga di sana. […]

Modal Menulis

Oleh: Tjahjono Widarmanto   Prawacana Ada empat keterampilan dalam berbahasa. Empat keterampilan tersebut adalah keterampilan menyimak, keterampilan wicara, keterampilan membaca, dan keterampilan menulis. Walau tersusun secara hirarkis, empat keterampilan tersebut berkelindan dan berkait satu sama lain. Ketrampilan menyimak adalah kemampuan dalam mendengar dan menafsirkan sebuah informasi. Menyimak pada hakikatnya adalah menyerap kosa kata melalui indera […]

Literasi Sebagai Basis Pembangunan yang Berperadaban

*) Oleh: Tjahjono Widarmanto Tidak setiap kemajuan yang acap kali kita sebut sebagai pembangunan (isme)  memunculkan peradaban yang lebih mulia di bandingkan sebelumnya. Bahkan tak jarang pembangunan (isme) dengan berbagai dalih mengabaikan dimensi kemanusiaan. Padahal aspek kemanusiaanlah yang menunjukkan eksistensi, esensi dan karakter bagi sebuah kebudayaan. Pembanguan (isme) yang menihilkan kemanusiaan hanya akan berfokus pada […]