Puisi-Puisi, Zikri Amanda Hidayat, Suluk, Hanya Ibu, Memeluk-Mu,Nasihat, Puasa

SULUK Kolamku sudah keruh oleh lumpur-lumpur pilu, Rindu Sorot mataku nyala sendu mendamba cahaya Sebab kelomang hidup lamat-lamat lesap bersama kelakarku Perjalanan ini tak meninggalkan jejak Terhapus digerus lena menjadi cemas Terasmu tiada dua lutut hampa: menghamba Dan hatiku mulai berhenti menggali kuburannya Menyaksikan betapa khusyuk pikiranku mendengar teriakan dunia Yang bertelanjang sebagai budak jempol […]
Puisi-Puisi, Niken Kinanti, Stasiun Waterloo, Kereta dan Senja, Mawar di Hyde Park Lampu di Piccadily, Notting Hill dan Kios Buku Berdebu, Bermukim di Golders Green

STASIUN WATERLOO, KERETA DAN SENJA Sore di Waterloo, dari gedung tetangga Aku berdiri sendiri, lalu pulang berjalan ditemani senja Suara desing besi dari kejauhan Hingar bingar orang lalu lalang Marka jalan, bus merah datang seolah menghadang Kulewati terowongan tua, Dengan bau ayam goreng, kentang dan bau pipis gelandangan Bercampur di musim dingin, Musim yang menyurutkan […]
Puisi-Puisi, Dzikron Rachmadi, Meminjam Warna Langit Senja, Hikayat Seribu Pisang, Di Perempatan Desa, Tugu Garuda, Tugu Mastrip

MEMINJAM WARNA LANGIT SENJA : Ds. Pelem 1/ mangga, o, mangga! meminjam warna langit senja, rona kulitmu mengingatkan kami tentang waktu yang menjadi gradasi kehidupan antara siang dan malam, “bahwa segalanya tercapai musti melalui rintang” kupandangi warna kulitmu, yang seolah menawarkan layar, kemudian menampilkan: sungai-sungai yang mulai manampung warna lembayung senja, […]