Puisi-Puisi Efen Nurfiana

ZAMAN MAYA seorang bocah pada tahun masehimelarikan diri dari perang kegelapania singgah di zaman di mana mayaadalah ruang bercinta dan doa paling nyatabocah yang kelimpungan mencari pedangserta tempat perlindunganhanya menangis mendapati manusiamemegang layar pintar pengendali dunia pada tahun tempat tinggalnyadia hampir mati, pedang panjang dan busur panahmembidik tubuhnya yang mungil dari segala arahkini bocah berani […]
Puisi-Puisi Seruni Unie

LEKUK PEREMPUAN 1.Belajar dari simbahPerempuan harus mengalahTak boleh marah, meski hati berdarahTak boleh dendam, meski dada pernah lebamSemua cukup dijalani, tanpa digetuniBelajar dari ibuPerempuan kudu tangguhTak usah mengeluh, meski banjir peluhKudu pintar, agar tak gampang diremehkanKudu mandiri, biar punya harga diriBelajar dari kenyataanTetap pamali, perempuan mendahului: Meski kartini bicara emansipasi 2.Sementara aku koarkoarTak peduli eksistensi […]
Puisi-Puisi Ulfatur Rohmah

Jika Benar Jika benarhuruf-huruf itumasih saja kakuseperti dulu Bolehkah aku larisejenakmeninggalkanmu? Mungkin kau akansedikit beda Sekarang, kautelah beranjakdari biasanya Baju-baju yang biasanyakau pajang rapisemuatelahtiada Barangkali aku samuderayang lelap ituSepasang ikan kecilyang memilih bercintadi sana Menanami sekujur tubuhdengan berjuta luapan dadadan rangkaian bahagia Jika benaritu,akuharusmenujuenergiyang mana? Juli 2021 Huruf Itu Masih Kaku Jika benar huruf-huruf itumasih […]
Puisi-Puisi Miftahul Munir

Sebelum Puisi Tak Lagi Diimani : buat yohan fikri “kesembuhan adalahbahasa lain dari kematian” yang kita tunggu di hari akhiradalah kesia-siaan yang kerapkali kita tuhankan. barangkali puisi yang kitaimani di kedai kopi tak lagimampu memperkecil nganga jurang:tempat semayam angan dan inginharus dengan apa lagikita mengimani bahwa kematiantak lebih dari matinya nyala apidi kedai kopi? Tulungagung, […]
Puisi-Puisi M.Z. Billal

Pohon Kenangan ia tidak telihatnamun begitu rindangpada ladang luas yang terhampardi dada kita.daun-daunnya menaridiembus angin ramah yang bekerjauntuk menulis seluruh namaorang-orang yang pernah adadalam kepala pada tiap helainya.ayah, ibu, keluarga, kekasihteman-teman dan para tokoh fiksidalam buku cerita yang memberikekuatan dalam hari-hari kita yang sulit. kadang kita berpikirberapa lama lagi usia pohon kenangandapat bertahan.sebab dahan akan […]
Puisi-Puisi Sholikin

Tiga Pesan Langit Turun Berkendara Cahaya 1/sebelum naik di atas mimbardi anak tangga pertamapesan langit turunberkendara cahayalalu berlabuh di gendang telinga lelaki sempurna, seraya berbisik: “celaka, bagi mereka yang bertemu sepasang sungai mengalir, namun derasnya tak melarungkan tubuhnya ke syurga” Mengangguk lelaki itu 2/langkahnya mengudara ke anak tangga keduapesan selanjutnya disuarakan:“bahaya, kau yang begitu sempurna, […]