Sarila

Oleh Gunoto Saparie Siang itu aku sedang sibuk mengetik berita reportase pementasan Teater Lingkar di Taman Budaya Raden Saleh semalam ketika Pak Cip memanggilku ke ruang kerjanya. Pak Cip adalah Pemimpin Redaksi Swara Mahardika, tempat di mana aku bekerja sebagai wartawan di Semarang. Kutinggalkan pekerjaanku dan segera menemuinya. “Gun, kau siap ke Turki?” kata Pak […]

Pesan Terakhir

Cerpen Gunoto Saparie “Bangun! Bangun! Ayo, bangun!” Itu suara Mahfudz, santri senior. Di pesantren Bahrul Ulum suara Mahfudz membangunkan para santri menjelang subuh telah kami hafal. Tak segan-segan ia mengguyur air dengan gayung ke arah para santri yang masih bermalasan, bahkan tidur lagi, melanjutkan mimpinya. “Baru pukul setengah empat,” keluh Syamsul sambil mengusap-usap matanya. “Oh […]