Islam Mazhab Corona

Oleh Hamidulloh Ibda “Virus itu, bisa diciptakan. Salah satu tujuannya, menakuti umat. Pokoknya, jualan obat”. Status WhatsApps saya di atas, Senin (15/3/2020) kemarin, ternyata mengundang banyak respon para sahabat WA. Tak hanya berbentuk mendukung, namun juga kontraproduktif dengan argumen saya ini. “Ora mung obat, Pak. Tapi ya masker, obat cuci tangan, antiseptik, hand sanitizer”. Salah […]
Pancasila dan “Pahala” Kalista Iskandar

Oleh Hamidulloh Ibda Istriku, Jumat (6/3/2020) malam mengirim pesan lewat WhatsApp. “Pa, lucu ya finalis Puteri Indonesia ora apal Pancasila, la murid-muridku kelas 5 wae ngelotok.” Demikian pesan singkat yang saya baca. Namun saya tak mengindahkan, la wong nggak nonton televisi karena memang menghindarkan diri dari televisi. Saya pun membalas memakai stiker, “lah yo, kok […]
Mengobati Penyakit Penulis

Oleh Hamidulloh Ibda Sejak dilaunching Gerakan Literasi Ma’arif (GLM), semua warga Ma’arif Jawa Tengah tahu sedikit, bahkan ada yang banyak, bahwa melestarikan tradisi literasi itu penting. Meski tentang literasi, mereka sedikit tahu di banyak hal, sedikit tahu di sedikit hal, banyak tahu di sedikit hal, atau banyak tahu di banyak hal. Tapi minimal, virus itu […]
Madrasah Harus Berani “Ngawur”

Oleh Hamidulloh Ibda “Universitas itu bukan rumah besar dengan satu pintu. Tapi rumah besar, ruangan besar dengan banyak kamar dan pintu”. Meski dalam tataran teknis susah, tapi pendapat Cak Nun di atas menarik dielaborasi lebih dalam dan luas. Sebab, saat ini yang ada hanya praktik pendidikan baik sekolah/madrasah dan perguruan tinggi yang mengharuskan serba linier, […]
Menggugat Merdeka Belajar

Oleh Hamidulloh Ibda Dewasa ini, dunia pendidikan kita digoncangkan dengan kontroversi “Merdek Belajar” gagasan Mendikbud Nadiem Makarim. Dari konsep merdeka belajar yang sudah lama digagas Ki Hajar Dewantara, Nadiem merumuskan empat hal inti. Pertama, Ujian Nasional(UN) akan digantikan dalam bentuk Asesmen Kompetensi Minimum, dan survei karakter. Asesmen ini menekankan pada kemampuan penalaran literasi dan numerik […]
Penulis Primitif Vs Pembaca Gratisan

Oleh Hamidulloh Ibda Menjadi penulis buku tak semanis yang dibayangkan. Boro-boro dapat keuntungan materiil melimpah dan dapat membeli rumah dan mobil, balik modal dari ongkos menerbitkan saja sudah lumayan. Sekali lagi, lumayan! Saya teringat ungkapan Pak Susilo Toer, adik Pramoedya Ananta Toer tahun 2016 silam saat saya bertandang di PATABA. “Menulis sekarang memang berbeda. Dulu, […]