Memoar Para Dosen

Oleh Hamidulloh Ibda Sejak kuliah S1, saya tidak pernah ada bayangan untuk menjadi dosen. Setelah lulus, bali kampung, ngajar di MI, musala dan TPQ meneruskan perjuangan abahku. Simpel begitu. Namun setelah lulus, pikiran berubah. Alasannya sederhana, dulu waktu abah saya masih sugeng, saya diminta pulang untuk segera menikah. Lah, ini yang bikin saya mumet laiknya […]

Kesed dan Bodoh

Oleh Hamidulloh Ibda Berkali-kali menasihati bahkan memarahi mahasiswa tingkat akhir kadang membuat saya pada puncak “ah, wes judheg, dikandani bola-bali ora ngefek”. Memang benar adanya. Ketika Anda berstatus mahasiswa harusnya membuang dua dosa utama; malas (kesed) dan bodoh. Kesed dan bodoh ini beda tipis. Bisa jadi karena malas menjadikan diri bebal dan bodoh meski aslinya […]

Kuliah itu Bercinta!

Oleh Hamidulloh Ibda Kuliah daring memang menjenuhkan. Tapi bisa disambi. Enaknya di situ. Plus minus lah. Saya bisa nyambi rapat, ngerjain administrasi, bahkan kalau kecuten ya saya sambi menikmati negara “maroko”. Terpaksa saya ungkap karena begitulah adanya. Bagi yang sudah bekerja seperti saya, melanjutkan studi memang harus pandai mengatur. Ya mengatur waktu, pikiran, tenaga, keuangan, […]

Literasi Idulfitri

Oleh Hamidulloh Ibda Pada Rabu 12 Mei 2021 sekira pukul 20.33 WIB saat malam takbiran, saya mengirim permohonan maaf sekaligus ucapan Idulfitri 1442 H. Broadcast, beruntun dan memang hanya ini yang bisa saya lakukan. Sebab, nasib saya sudah dua kali Idulfitri ini tidak bisa mudik bersama keluarga. Berbagai respon para kiai, guru besar, dosen, guru, […]

Meneguhkan Temanggung Kota Kopi

Oleh Hamidulloh Ibda Ditetapkannya Jumat sebagai “Hari Minum Kopi” bagi warga Temanggung menjadi aroma baru untuk meneguhkan bahwa selain Kota Tembakau, Temanggung adalah “kota kopi”. Bukan tanpa alasan, Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq, melalui Surat Edaran Bupati Nomor 500/513/IX/2019 menetapkan hari Jumat sebagai Hari Minum Kopi yang tertanggal 19 September 2019 ini menunjukkan pemerintah semakin […]

Menanti “Kebangkitan” PTKIS

Oleh Hamidulloh Ibda Judul tulisan ini sengaja saya beri tanda “” agar tidak disebut sebagai klaim ilmiah. Kata bangkit bisa bermakna dua; berawal dari tidur, terpuruk, ambruk, atau bisa setengah tegak lalu bangkit dengan sempurna. Tak terkecuali juga Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS). Tipologi lembaga pendidikan swasta itu hanya dua. Jika maju ia dapat […]