GLM 4, Penyair Sebut Menulis Puisi Harus Sesuai Zamannya

Semarang, Maarifnujateng.or.id –  Dalam menulis puisi, seorang penyair baik pemula atau mahir harus menyesuaikan dengan zamannya. Hal itu diungkapkan Muhammad Rois Rinaldi Penerima Anugerah Utama Penyair ASEAN (HesCom Esastera 2014-2016) dan Anugerah Puisi ASEAN (Numera, 2014) dalam Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Literasi Karya Sastra Puisi pada Selasa (19/11/2024) melalui Zoom Meeting dan live streaming Youtube. […]

MI Sullam Taufiq Kajen Galang Donasi untuk Madrasah Terdampak Bencana

Kajen Pekalongan, Maarifnujateng.or.id – Dalam rangka menunjukkan solidaritas dan empati kepada madrasah-madrasah yang terdampak bencana alam di wilayah Kabupaten Pekalongan, MI Sullam Taufiq Kajen melaksanakan kegiatan Aksi Peduli Madrasah Terdampak Bencana melalui penggalangan donasi Infaq Jum’at. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, (29-11-2024), dengan melibatkan siswa-siswi, guru, dan seluruh warga madrasah. Koordinator Kesiswaan MI Sullam Taufiq […]

Literasi Tertinggi Kita Sebatas Baca Whatsapp

Oleh: Muhammad Nur Faizi Dalam acara Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 3 pada 12 November 2024, yang dibuka oleh Fakhrudin Karmani, Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, mengatakan jika literasi tertinggi masyarakat hanya sebatas duduk baca WhatsApp, lihat TikTok, dan media sosial lainnya. Tentu ini menjadi keadaan yang sangat memprihatinkan. Lebih luas, […]

Ma’arif NU Blora Gelar Rakerdin di SMK Ma’arif Tunjungan

Blora, Maarifnujateng.or.id – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PCNU Kab. Blora menggelar Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) yang dilaksanakan di SMK Ma’arif Tunjungan Blora Pada Sabtu, 16 November 2024. Dalam acara yang di hadiri oleh H. Muhammad Fatah M.Ed. Ketua PCNU Blora, H. Roziqun, S.Ag, M.Pd.I Kepala Kankemenag Kab. Blora, Fakhrudin Karmani, M.Pd. Ketua LP Ma’arif […]

Godam Petaka

Oleh: Ilham Wahyudi Bila kemarin adalah musim memetik dan memanen senyum—setelah mantan bosnya menyanggupi permintaannya—maka esok ialah hari bagi buah busuk kesuraman dan juga daun layu kemuraman. Mahli bin Malik sepatutnya lebih mahir menyembunyikan muka kesusahannya. Bukan bau kecemasan yang pantas ia semburkan, melainkan semerbak wangi harapan yang layak menyeruak. Akan tetapi, Mahli memang lelaki […]