Puisi-Puisi Seruni Unie
LEKUK PEREMPUAN 1.Belajar dari simbahPerempuan harus mengalahTak boleh marah, meski hati berdarahTak boleh dendam, meski dada pernah lebamSemua cukup dijalani, […]
Kumpulan konten puisi milik Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama Jawa Tengah, Selamat membaca!
LEKUK PEREMPUAN 1.Belajar dari simbahPerempuan harus mengalahTak boleh marah, meski hati berdarahTak boleh dendam, meski dada pernah lebamSemua cukup dijalani, […]
Jika Benar Jika benarhuruf-huruf itumasih saja kakuseperti dulu Bolehkah aku larisejenakmeninggalkanmu? Mungkin kau akansedikit beda Sekarang, kautelah beranjakdari biasanya Baju-baju
Sebelum Puisi Tak Lagi Diimani : buat yohan fikri “kesembuhan adalahbahasa lain dari kematian” yang kita tunggu di hari akhiradalah
Riadat Terbaring… mengajak dinding merahDiam setelah jumpa hujan redaMelanjutkan riadat sepi ke langit-Nya Kasih yang meramal tarian kotaHura-hura tak pernah
Ziarah Diri ;Eyang Gusti Aji aku sempurna menziarahi diriketika datang ke pusaramupertama, kukenali jalan naik turunseperti mengikuti riwayat hidup tangga
MINGGAT Barangkali ia pergi dengan puisi-puisinyaMencari lampion kenangan, cerita masa silam, di kepalanya.Hanya asal muasal ingatan yang ia peliharaTumbuh dan