JASA EKSPEDISI NEGERI INI

 

di negeri ini, jasa ekspedisi

tak dapat mengantarkan bukti debat calon pemimpin

ke rumah-rumah yang temboknya

nyaris menyatu dengan selokan

atau mengantarnya menuju mimpi

anak-anak yang tidur

di sepanjang terotoar

 

di negeri ini

jasa ekspedisi dengan label bayar di tempat

tak dapat menawarkan potongan harga pengabdian guru honorer

atau menawarkan pengembalian dana korupsi

 

di negeri ini

jasa ekspedisi tak dapat mengantarkan putusan hukum

dan sumpah hakim untuk mengadili kasus pembulian anak pejabat

ia tak dapat mengatur bintang satu, dua, hingga lima

pada pelayanan pemimpin kota

 

Purwokerto, 2023

 

 

MUSIM KAMPANYE

 

musim kampanye datang lebih awal

pada media andalan anak muda

sistem pemilihan geleng kepala

ke kanan dan ke kiri

nomor satu, dua, tidak lupa yang ketiga

 

sikut kanan menjatuhkan yang kiri

tuduhan dosa, umur muda

permainan retorika, atau anak banteng

yang patuh perintah induknya

seluruhnya dilubangi dan digantung di lubang nurani

 

kemarin aku mengunjunginya

bukan lagi sepetak ruang dengan paku

yang berfungsi melubangi gambar kandidat

tetapi hitungan mesin dan perlombaan fyp

yang mendampingi ideologi

 

musim kampanye datang lebih awal

pada barisan kolom komentar orang-orang yang memilih

dirinya sendiri

 

Purwokerto, 2023

 

 

LAYAR GAWAI

 

orang mati dibangkitkan kembali

di layar gawai yang ramai 24 jam

 

cahaya layar nyala sepanjang malam

orang mati di layar gawai itu

tidak lagi takut sendirian

dengan bantuan kecerdasan buatan

ia dapat menceritakan bagaimana ia mati

atau dosa yang belum dipahami

 

orang mati dengan perasaan geram

tak dapat merebahkan diri

lantaran kedua telinganya masih mendengar

komentar-komentar yang terus menyuruhnya menari

 

Purwokerto, 2023

 

 

KITA KALAH LAGI

 

setengah berbisik, di luaran angin mengadu

tentang asap kendara yang membikinnya sesak

sementara pada malam hari

batu-batu masih damai dialiri air hujan kecoklatan

 

memang pada musim hujan

banyak selokan tersedak sampah-sampah plastik

dan saat pemerintah kota berpikir memperlebar rongga selokan

wabah gatal telah merambah kaki anak-anak

 

pada musim politik

suara serak janji kampanye

hanya tercetak dalam tulisan koran dan acara televisi

layar digital diatur dengan pernyataan humanisasi

apapun bentuknya, kita kalah sederhana

dari kemeja putih tanpa dasi

yang bersedia memungut sampah orasi

 

kita kalah lagi

apabila suara kritik tergesa pergi

di usir ancaman hukum negeri

 

huruf-huruf yang diketik rapi pada baliho

sepanjang jalan menuju kampus

hanya membacakan senyum-senyum kandidat

yang akan ikut samar

bersamaan dengan kasus penganiayaan anak pejabat

kasus korupsi yang dianggap khilaf manusia

atau kasus pembunuhan pengawal jenderal yang dimanipulasi

 

kita kalah lagi

bersamaan dengan layar gawai

yang membicarakan satu keluarga bunuh diri

akibat usia yang rentan depresi

atau tuntutan ekonomi yang melambung tinggi

 

kita kalah lagi

 

Purwokerto, 2023

 

 

BERITA TELEVISI

 

hingga malam ini

televisi masih menayangkan gelegar meriam

seorang ibu terperosok cela-cela beton

derak kakinya yang patah

beriringan dengan tangisan anak-anak

yang kepalanya tertimpa reruntuh bangunan

 

sementara di negara kita

banyak ruang keluarga berceloteh

memperdebatkan kalah menang

pertandingan tinju artis-artis muda

politisi musiman yang kambuh menawarkan bantuan

dengan potongan pernyataan kemenangan dan kepentingan

 

hingga malam ini

televisi masih menayangkan seorang bapak

yang ditinggal mati anak kembarnya

seorang pemuda berwajah pucat

mencari orang tuanya di tengah timbunan mayat

 

sementara di negara kita

orang-orang masih zaman memamerkan

goyangan pantat di layar gawai

dan makan makanan berlabel harga ratusan juta

 

sampai malam ini

televisi masih menghitung angka kematian

berita anak hilang dan kurangnya air bersih

 

sementara di negara kita

orang-orang menyatakan dukungan

dengan tren filter media sosial

dan menjual janji penyelamatan di kursi pemilu

 

Purwokerto, 2023

 

  

Efen Nurfiana. Karyanya terdokumentasi dalam kumpulan sajak Dadamu Serumpun Pohon (Wadas Kelir Publisher, 2023), Gus Mus dan Simbolisme Feminin (Wadas Kelir Publisher, 2023). Instagram Efennu.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *