LELAKI  UNGU

: georg trakl

1.
Dilembaran sendu, parasmu merayu
menyapa sepi
dada jingga yang patah hati

2.
Di sisi hening perempuan
tatapanmu adalah bintang
mencahayai muram
taman kecil pikiran

Jauh tanpa dupa
jauh dari wangi bunga tujuh rupa
ia rajin menyemat cinta
lewat story WA

Di ciptakannya musim semi, pada keningnya yang rahasia
berharap kau kecupkan
hijau kebijaksanaan

Sebagaimnana kidung agung tetembangan
mengiringi lentik firman
: dimana Tuhan (maha) kasmaran

3.
September putih
sajak hawa menjelma kekasih
menyuguhkan anggur dan roti
dari bukit marwa
takzim menyalami sujudmu di golgota

Solo, 2022

SAJAK  KEPADA CHAIRIL ANWAR

Katamu ;
Kita – anjing diburu –hanya melihat sebagian dari sandiwara sekarang yang disimpan kenangan batu nisan
Bedil masih mengacung
Menjelma pena di kertas lancing
Mencari kebenaran
Pada fana perjalanan
Malam-malam menyala
Sementara kau juga mengabadikan cinta
Dalam hati perempuan
Dalam gardu jaga
Dalam film amerika
1949
Debu- debu beterbangan
Menuju makam

Solo, 2022

DI SEBUAH PESTA

Merah menyala
Kutandai bibir
Demi pesta kawan
Yang pasti bingar
Sebab katanya, agar wajahku tampak hangat dan tidak pucat

Di tempat kondangan
Orangorang berlomba adu penampilan
Sementara aku diam
Menghadapi meja yang menatapku tajam
Seolah mencemooh dandanku yang ala kadar
Merah menyala
Kuhapus dari bibir
Langkahku mlipir
Sebelum pesta berakhir

Solo, 2021

TEMBANG  AKASIA

Aku masih ijo royo-royo saat ini
Melambai setiap waktu, menjajakan teduh bagi pejalan kaki
Sementara kuning bungaku yang berguguran serupa doa-doa  menghiasi trotoar
Entah berapa kenangan mengalir, menakwil denyut kota tanpa akhir
Tapi ku dengar pelebaran jalan sudah di rencana
Cerita tentangku dan hembus angin, akan terhempas secepatnya
Terganti jembatan layang juga deru kendaraan
Namun bila boleh meminta, ijinkan aku tetap ada
Di bahu jalan, agar aku bisa membagi kesejukan
Sebagai muroja’ah kehidupan
Dan alasan rindu untuk datang

Solo, 2021

AKU

Menyapamu dalam diam
Menggapaimu sejauh hening
Cukuplah menegaskan keberanian
: : Bahwa :
aku perempuan

Solo, 2023


Tentang Penulis:

Seruni Unie, penikmat puisi asal Solo. Beberapa sajaknya sempat terbit di media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *