UBAN

1/
Itu undangan
Dirambut, Kau sematkan
Isyarat pulang

2/
Biarkan tumbuh
Tak perlu dicabuti
Kelak menyinari

3/
Cukup siapkan
Shodaqoh jiwa raga
Hingga saatnya

4/
Waktunya antri
Bertemu Sang Kekasih
Pemilik hati

5/
Putih warnamu
Menanda bijaksana
Umur yang syahdu


JULI

1/
Di atas bulan
Kau dan dia melingkar
Saling pelukan

2/
Tandai akhir
Kenangan yang mengalir
Di tubuh subuh

3/
Pun matahari
Bersinar bak cemeti
Menusuk lambung

NGAJI
: ust. Sinta

1/
Pada sin kasroh
Kau madrasahi sore
Agar tak bodoh

2/
Lewat nun sukun
Kebaikanmu anggun
Tiada pamrih

3/
Dalam ta’ fatkah
Kau bagi hati rendah
Arah yang janah


KADO MEI
: adinda

1/
Di angka tujuh
Pandemi menyalami
Senyummu gadis

2/
Dan disekfestan
Jadi musik termanis
Iringi langkah

3/
Pun doa mama
Jadi tart istimewa
Sinau cinta

4/
Selamat dinda
Terus cantik dan bijak
Warnai sajak


IJO LUMUT

Kencani waktu
Istiqomah sendiri
Mengecup sepi

  • Merupakan haiku. Sajak 3 baris terdiri 17 suku kata.

Seruni Unie, penikmat puisi asal Solo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *