Moralitas Santri Akhir Zaman

Oleh: Denis Suryawati Santri secara umum adalah sebutan bagi seseorang yang mengikuti pendidikan agama Islam di pesantren, biasanya menetap di tempat tersebut hingga pendidikanya selesai.  Dalam pendidikan pesantren biasanya adab dan akhlak yang lebih diutamakan daripada sebuah nilai atau kepintaran. Mereka beranggapan bahwa ridho dan berkah guru lebih besar dari sebuah niali dan pujian. Bahkan […]

Madrasah itu Ideal, Tapi Senasib dengan Sambal

Oleh Ahmad Nahrowi Seuntai syair Arab berbunyi: الاُمّ مدرسة الأُولى اذا اعددتها اعددت شعبا طيّبا Artinya: “Ibu adalah sekolah utama, bila engkau mempersiapkanya maka engkau telah mempersiapkan generasi yang terbaik.” Kita semua tahu, pendidikan pertama manusia adalah ibu, satu tahun lebih dididik oleh sang bunda, Maka tidak salah dalam islam mayoritas ulama menganjurkan memilih istri […]

Literasi Bukan Pemaksaan, Tapi?

Oleh Hamidulloh Ibda Mengampu mata kuliah Karya Tulis Ilmiah (KTI) bukan hal mudah. Meski menulis sudah menjadi makanan sehari-hari bagi saya. Namun banyak pengalaman menarik yang perlu saya ceritakan di tulisan ini. Pertama, kemampuan atau bisa disebut kompetensi mahasiswa dalam menulis berbeda. Sehingga mengharuskan saya memperlakukan mereka berbeda pula. Apalagi pembelajaran dalam jaringan seperti saat […]

Nahdliyin Tetap Harus Kreatif

Semarang, Maarifnujateng.or.id – Warga NU hendaknya tetap hati-hati dan bersikap kreatif dalam mensikapi persoalan yang dihadapi bangsa dan negara, agar NU tetap bisa menjaga keseimbangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, syukur-syukur mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa Indonesia tercinta. Demikian disampaikan Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng HM Muzamil dalam pengantar diskusi terbatas Omnibus Law-Cipta Kerja di […]

Bersyukur adalah Kunci Segalanya

Oleh Usman Mafrukhin Ada pepatah mengatakan bahwa orang yang paling menderita hidupnya adalah orang yang tidak bisa bersyukur pada Tuhan atas apa yang telah diterimanya. Artinya individu tidak pernah berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, akibatnya ia tidak bisa bersyukur atas semua berkat, kekayaan, kelimpahan, uang, keberhasilan, prestasi serta berbagai pengalaman hidupnya. Ia adalah […]

Kiai Ma’shum Lasem dan Spirit Kemerdekaan

Oleh: Jamalul Muttaqin Siapa yang tidak kenal dengan Kiai Ma’shum  Lasem (1868),  beliau adalah Ayahanda Kiai Ali Maksum,  Krapyak. Sebagai sosok  Kiai yang alim dan disegani banyak masyarakat,  namanya masyhur di kalangan Nahdiyyin. Bagi masyarakat Rembang pada umumnya dan Lasem pada khususnya, eksistensi Kiai Ma’shum, telah menjadi oase individual bagi kelompok masyarakat. Pendiri pondok pesantren […]