Mengulik Sejarah Kanjeng Nabi Saw

Peresensi: Fathorrozi Judul Buku : Sejarah Kehidupan Sang NabiPenulis : Prof. Dr. Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki Al-HasaniPenerjemah : KH. Ali Ridho Abdul Muhith FattahPenerbit : Hai’ah Ash Shofwah Al MalikiyyahCetakan : 2021Tebal : xvi + 216 halamanISBN : 978-623-90291-1-1 Rabi’ul Awal dikenal sebagai bulan kelahiran Kanjeng Nabi Saw. Mayoritas umat Muslim […]
Epistemologi Santri

Oleh Hamidulloh Ibda Jika kita membaca beberapa literatur, santri diadopsi dari berbagai bahasa atau idiom. Santri berakar dari shastri. Raditya (2019) menyebut santri dari bahasa Sanskerta, “shastri” yang memiliki akar kata yang sama dengan kata sastra yang berarti kitab suci, agama dan pengetahuan. Menurut kiai Muslim Assalamy (2021), Santri itu bisa diartikan antara lain “Saatirul […]
Literasi Yang Merubah Indonesia

Oleh: Muhammad Nur Faizi Kemarin saya mengikuti pelatihan kepenulisan yang diselenggarakan oleh suatu organisasi. Menurut salah satu narasumber, di zaman digital, Indonesia tidak lagi kekurangan sosok penulis. Suatu tulisan bisa dibuat di beberapa platform digital, dan mayoritas masyarakat sudah menjadikan platform digital sebagai bagian dari kehidupan mereka. Maka yang menjadi permasalahan sesungguhnya adalah bagaimana menjadikan […]
Menulis; Upaya Mengabadikan Ilmu Pengetahuan

Oleh Sam Edy Yuswanto* Menulis merupakan cara terbaik untuk merawat dan mengabadikan beragam ilmu pengetahuan. Tanpa ditulis dan dibukukan, perlahan tapi pasti ilmu pengetahuan akan lekang dan hilang ditelan zaman. Tak bisa dibayangkan bila beragam ilmu pengetahuan sampai lenyap tak bersisa dari muka bumi ini. Seperti apa kira-kira perilaku manusia bila tanpa disertai beragam ilmu […]
Realisasi Perpustakaan Sekolah Digital

Oleh: Muh. Husen Arifin Masa pandemi covid-19 selama satu tahun ini kegiatan membaca buku tidak dapat kita saksikan di sekolah. Hadirnya buku-buku sebagai sumber belajar tidak dapat kita baca di perpustakaan sekolah. Akibat pembelajaran daring yang tidak lagi membutuhkan sumber belajar di sekolah, tentu di satu sisi sangat kurang baik. Minat baca siswa bukan […]
Gus Dur dan Narasi Sesat Radikal-Terorisme

Oleh: Slamet Makhsun* Gus Dur mengakui bahwa sejak era 1960-an ke atas, terdapat pergeseran yang sangat berarti dalam motif-motif gerakan keagamaan, di mana aspirasi-aspirasi keagamaan dipadukan dengan ideologi sehingga bersifat revolusioner, terutama oleh sebagian umat Islam. Ideologi yang revolusioner ini, pada hulunya membawa umat Islam kepada jurang perpecahan. Bagaimana tidak? Banyak dari ajaran kelompok […]