Nasihat Kematian Seorang Ibu

Oleh Fitriati Arina Manasikana Tak ada anak yang ingin menjadi piatu, ditinggal mati oleh ibu kandung saat masih membutuhkan kasih sayang dan perhatiannya. Kejadian ini terjadi pada hari Sabtu bulan Februari 2014. Saat itu aku masih menjadi mahasiswi di salah satu universitas yang ada di kota Malang. Ibu pergi meninggalkan dunia ini ketika aku masih […]
IPNU-IPPNU dan Kepekaan Sosial

Oleh Siti Chalimatus Sakdiyyah Bicara Indonesia bicara juga manusianya. Bicara manusia pasti berproses dari anak-anak, remaja, dewasa, bahkan sampai tua renta. Semuanya berkesempatan dalam unjuk rasa untuk Indonesia, terutama para pemuda. Masa muda masa yang berapi-api, sebuah kutipan syair dari H. Rhoma Irama. Sebagaimana pernyataan bung Karno: “Berilah aku sepuluh pemuda niscaya akan ku guncangkan […]
Gus Dur dan Perjuangan Rakyat Tani

Oleh: Slamet Makhsun Gus Dur, tidak hanya dikenal sebagai ulama cum kyai yang notabenenya cucu dari Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari maupun putra dari KH Wahid Hasyim, melainkan sebagai sosok multidimensi yang perjuangannya lintas batas. Banyak kalangan yang menghormatinya sebagai tokoh pluralisme yang memperjuangkan sisi-sisi kemanusiaan. Hal itu lalu menyiratkan bahwa humanisme Gus Dur hanya […]
Fiqih Sosial dan Transformasi Sosial

Oleh: Maldini Faqih Dalam kehidupan sosial, manusia akan berkelompok membentuk apa yang dinamakan dengan “masyarakat”. Masyarakat akan hidup dan tumbuh dalam periode waktu tertentu dengan apa yang dinamakan dengan “zaman”. Seiring dengan berjalannya waktu, maka proses kehidupan sosial dalam masyarakat akan terus berubah dan berkembang. Oleh karenanya, manusia dituntut untuk senantiasa mengikuti perubahan dan perkembangan […]
Puisi-Puisi Ian Hasan

Nazilah Palestina moyang kami bersaksiatas salam merdeka tanah sengketadari langit bait suci tiga agamanegeri yang bersimbah darah keluargaorang-orang terasing di tanah air sendiriberazimat nubuat negeri yang diberkatiatas yerussalem, kota yang terbagi rindu kami bertepi sunyi di perbatasandibayangi mimpi bocah-bocah ketakutankoyak dada kami terserempet pelurugeram kami mendarat di kubah batusejak gelombang intifada menggemaharap sepadu, bebas dari […]
Kucing Penanda Lenyapnya Pandemi

Cerpen: A. Warits Rovi Malam itu, hujan baru saja reda, hampir bersamaan dengan dua belas dentang jam kuno yang bunyinya menyeberangi senyap dari arah masjid Ar-Rahman di ujung selatan desa. Samad terkejut begitu ia tiba-tiba melihat Burni—kucing kesayangannya yang berbulu putih dan tebal—berdiri di samping pintu yang daunya dikuakkatupkan angin. Kucing itu menjilat-jilat sebelah […]