Semarang, Maarifnujateng.or.id – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah kembali memperkuat kualitas sumber daya manusia madrasah melalui penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepala Madrasah (Kamad), Pustakawan, dan Laboran. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang dan dijadwalkan berlangsung pada 23–27 Februari 2026 bertempat di BDK Semarang.
Download: Surat Edaran
Diklat ini menjadi bagian dari komitmen LP Ma’arif NU Jawa Tengah dalam meningkatkan profesionalisme tenaga kependidikan di lingkungan madrasah Ma’arif. Kepala madrasah, pustakawan, dan laboran dinilai memiliki peran strategis dalam menjamin mutu layanan pendidikan, pengelolaan kelembagaan, serta penguatan budaya literasi dan praktikum di madrasah.
Ketua LP Ma’arif NU Jawa Tengah menegaskan bahwa diklat ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi teknis, tetapi juga penguatan manajerial, kepemimpinan, dan nilai-nilai ke-NU-an. “Kepala madrasah, pustakawan, dan laboran adalah aktor kunci dalam ekosistem pendidikan madrasah. Melalui diklat ini, diharapkan lahir SDM yang profesional, adaptif terhadap perubahan, dan berkarakter Aswaja an-Nahdliyah,” ujarnya.
- Iklan -
Selama lima hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan materi yang dirancang secara komprehensif, meliputi penguatan tata kelola madrasah, pengembangan layanan perpustakaan berbasis literasi, pengelolaan laboratorium yang aman dan efektif, serta kebijakan pendidikan madrasah terkini. Narasumber berasal dari widyaiswara BDK Semarang dan praktisi pendidikan yang berpengalaman di bidangnya.
LP Ma’arif NU Jawa Tengah membuka kesempatan kepada seluruh satuan pendidikan Ma’arif di wilayah Jawa Tengah untuk mengirimkan delegasi terbaiknya. Proses registrasi peserta dilakukan secara daring melalui tautan berikut:
👉 https://s.id/RegDiklat2026
Pendaftaran dibuka hingga 15 Februari 2026. Namun demikian, panitia menegaskan bahwa registrasi dapat ditutup lebih awal apabila kuota peserta telah terpenuhi.
Melalui diklat ini, LP Ma’arif NU Jawa Tengah berharap dapat mendorong terwujudnya madrasah yang unggul, berdaya saing, dan tetap berakar kuat pada tradisi keilmuan serta nilai-nilai keislaman yang moderat. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara LP Ma’arif NU dan Kementerian Agama melalui BDK Semarang dalam memajukan pendidikan madrasah di Jawa Tengah.



