KESEDIHAN DAN CINTA

Kesedihan dan cinta

Larut jadi dukacita, tanpa sela

tanpa jeda

berdekatan

 

Kesabaran adalah kepuasan pencinta

yang lahir

yang zahir

kemudian memaknai yang tiada

 

Semua kembali

Pulang kepada kekasih

Merintih rindu

Pilu

 

Tuan adalah panutan

Hingga kami seakan menyatu

Kedukaan

Kerinduan abadi

 

2024

 

 

TANGGA MIKRAJ

 

Isra baginda, pada malam suci

Melipur dukacita

Melewati bentang gurun, zikir debu dan pasir

Menyapa Aqsa, talian para nabi

 

Dalam bersih kalbu, naik ke tangga mikraj

Terbang jauh, terbang tinggi

Mendaki selapis selapis, gradasi demi gradasi

di ruang samawi

 

Menuju-Nya

Tembus ke arsy

Mengantarai

Aroma wujud hakiki

 

Itulah esensi

Amar

Membawa pesan suci

ke bumi

 

2024

 

CINTA SEMPURNA

Kesetian itu

Cinta yang sempurna

kepada nabi

Baiat

tertungkus lumus

tiada lain

alam raga, alam

jiwa

Menghampari

payung

langit dan

bumi

Tanpa ragu

Tanpa urung

lempang

menjaga

Berpeluk cinta

kangen

kekasih

Tak putus-putus

tiada habisnya

 

2024

 

IMAN

 

Kemana cahaya

kami tuju

bersama

pendar terpuji

Nabi yang ummi

beramar makruf

bernahi mungkar

pun

cinta sesama

Lurus-lurus

kasih

terurai

tanpa cacat

iman

terukir

Pandangan

ke luas

sahara

beban-beban

belenggu-belenggu

dan pembebasan

 

2024

 

PERSAKSIAN ABADI

 

Lâ ilâha ilallâh

 

Inilah persaksian abadi

Esa

tiada selainnya

Hamba yang ada lalu tiada

Dia tetap ada

 

Semua makhluknya

alam raga

alam jiwa

 

Takutlah!

“Tiada yang disembah selainnya”

Dia,

kami hamba

menghamba

bukan pada siapa-siapa

 

Asma-asma yang agung

Suci dalam kata

 

2024

 

 

Faris Al Faisal, penyair.

Email ffarisalffaisal@gmail.com, Facebook www.facebook.com/faris.alfaisal.3, Twitter @lfaisal_faris,  IG @ffarisalffaisal, dan SMS/WA 0811-2007-934. []

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *