Oleh : Inayatun Najikah
Buku Tuhan Ada Dihatimu hadir dari pemikiran seorang pendakwah terkenal tanah air kita, Habib Husein Ja’far Al-Hadar. Pun kelahiran buku ini tepat pada saat semua orang didunia ini tengah menghadapi sebuah wabah, yang mengharuskan jaga jarak antara satu sama lain. Dalam prolognya, Habib Husein mengatakan bahwa Tuhan ingin “intim” dengan para pembersih rumah-Nya itu. Dimana foto mereka yang sedang membersihkan pelataran Ka’bah beredar dimedia massa. (hal 9)
Pembahasan dalam buku ini mencakup empat hal. Diantaranya Hijrah, Islam Bijak, Bukan Bajak, Akhlak Islam, dan Nada, Canda, dan Beda. Dengan memiliki 203 halaman dan pemilihan kalimat yang sederhana serta mudah dicerna bagi semua kalangan.
Sejatinya kita menghadap kemanapun, kita akan melihat kebesaran Tuhan. Bukan hanya di Ka’bah, tapi juga di gubuk-gubuk orang miskin, di rumah-rumah yatim, bahkan di lembaga pemasyarakatan. Masjid bisa roboh, Ka’bah bisa sepi, tapi hati manusia yang beriman akan abadi dalam ketaatan dan kecintaan pada-Nya. Penggalan yang terdapat pada sinopsis buku ini telah menggambarkan seluruh isi buku yang terbagi kedalam empat bab tersebut.
Buku ini membahas tentang pelbagai problematika yang seringkali menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Perbincangan itu dianggap sebagai isu yang sensitif, karena yang dibahas ialah tentang salahnya persepsi terhadap ajaran-ajaran yang lahir dari agama Islam. Salah satunya terdapat pada bab hijrah.
- Iklan -
“Mereka melakukan hijrah dari sebelumnya tidak berkerudung menjadi berkerudung, dari yang tak rajin sholat menjadi rajin sholat, dari tak sholat berjamaah menjadi sholat berjamaah di masjid. Tentu itu bagus. Namun kalau hijrah dipahami sebatas itu saja, itu problematis.” (hal 21)
Masih banyak masyarakat kita yang menganggap bahwa hijrah adalah sebatas penampilan fisik saja. Padahal makna dan cakupan hijrah itu sangat luas dan mendalam, yang mencakup seluruh aspek kehidupan. Habib Husein meluruskan kekeliruan tersebut dan memberikan pandangannya sesuai ajaran Islam yang sebenarnya.
Sebagaimana halnya, tidak sedikit masyarakat menganggap bahwa Islam itu identik dengan perang dan kekerasan, Islam itu kaku dan monoton, tidak moderat, sangat terbelakang, dan lain-lain. Namun dengan gaya yang santai dan lugas Habib Husein memberikan penjelasan dan pandangan lain. Tentu dalam koridor ajaran Islam. Hal ini dimaksudkan agar para pembaca tidak salah kaprah dalam memahaminya.
Habib Husein mengajak para Pembaca, bahkan khususnya anak muda agar senantiasa mengenal lebih dekat dengan Tuhan. Karena, sejatinya Tuhan selalu mengawasi kita dan tentu selalu ada di hati setiap manusia yang beriman. Husein juga mengajak kita untuk merenung dan berfikir kritis bahwa mengapa seringkali citra Islam itu jatuh, karena seringkalinya dikaitkan dengan hal-hal yang bersifat negatif.
Buku Tuhan Ada di Hatimu ini, tidak melulu bahwa mengenal Tuhan hanyalah dengan zikir, namun dengan pikir. Karena, keduanya harus saling seimbang dan tidak berat sebelah. Maka, kehadiran buku ini untuk mengajak kita kembali membersihkan hati serta menemukan keberadaan Tuhan yang sejati. Selamat membaca.
Judul : Tuhan Ada Dihatimu
Penulis : Husein Ja’far Al-Hadar
Penerbit : Noura Books
Tebal : 203 hlm
Tahun terbit : 2020
ISBN : 978-623-242-147-9