Tag: Puisi-Puisi Efen Nurfiana

Puisi Puisi Efen Nurfiana, Negeri Di Bawah Mesin Hitung, Di Ambang Doa, Sebelum Pagi, Sumbu Dan Bayang, Jelang Azan

NEGERI DI BAWAH MESIN HITUNG politik tumbuh tanpa wajah ia tak lagi menyisakan mata yang teduh hanya berputar seperti roda pabrik menggilas nama-nama kecil tanpa pernah belajar menunduk baja-baja keadilan dibengkokkan perlahan dipanaskan dalam rapat-rapat tertutup lalu ditempa ulang agar muat di saku jas yang licin di ruangan dingin mesin hitung menjadi imam keputusan ia […]

Puisi-Puisi Efen Nurfiana, Juri Lomba, Matahari Membeku, Mantra, Berbicara Nasib Bersama Matahari, Telur

JURI LOMBA dua meja dirapatkan seperti dua garis nasib lembar-lembar penilaian terhampar seperti halaman nasib di ambang ketuk palu di hadapannya, anak-anak berderet merapikan kostum, mematutkan wajah di layar kecil sementara doa-doa yang mereka erami semalaman masih bergetar di pelupuk mata aku duduk di antara dua penakar suara katanya kami fasih membaca bahasa dan kehilangan […]

Puisi-Puisi Efen Nurfiana, Jalan Setapak Di Bawah Matamu, Hutan Lebat Di Perutku,Sujud, Mulutku, Kawah Kemelaratan, Ulat Bulu

JALAN SETAPAK DI BAWAH MATAMU kau memasak nasi pera dan berharap seluruh laparmu terganjal tapi jam dinding di rumah itu tidak dapat lagi menipu sudah genap tiga hari, kulit di tanganmu nyaris menjelma dingin kau hanya minum segelas air dan berkhayal mengunyah irisan daging aroma kayu lapuk dan bocor atap dapurmu tak pernah sanggup menjawab […]

Puisi-Puisi Efen Nurfiana, Jasa Ekspedisi Negeri Ini, Musim Kampanye, Layar Gawai, Kita Kalah Lagi, Berita Televisi

pinterest

 JASA EKSPEDISI NEGERI INI   di negeri ini, jasa ekspedisi tak dapat mengantarkan bukti debat calon pemimpin ke rumah-rumah yang temboknya nyaris menyatu dengan selokan atau mengantarnya menuju mimpi anak-anak yang tidur di sepanjang terotoar   di negeri ini jasa ekspedisi dengan label bayar di tempat tak dapat menawarkan potongan harga pengabdian guru honorer atau […]