Puisi Puisi Niam At Majha, Pelukan Ringan, Cerita Secangkir Kopi, Kita Pernah Singgah, Cincin di Jarimu,, Bergandengan Tangan

PELUKAN RINGAN “dari pelukan ringan menjelma kebahagiaan” beri aku pelukan ringan saban ketemu di persimpangan pagi siang senja dengan malam menjelma aku dan kau berbicara dalam terpaan udara cukup dirasa tanpa diraba “izinkanlah aku memelukmu tiap hari sepenuh hati?” CERITA SECANGKIR KOPI “satu tegukan menyimpan harapan” ada yang mengeja kesendirian tak jarang mengutuk kesedihan melupa […]

PUISI-PUISI NIAM AT-MAJHA

PESAN BOCAH cerita bahagia ketika di taman kanak-kanak belum tuntas dengan wajah memelas dengan kasih sayang dan cinta tak terbalas orang tuanya telah menjadi devisa pemerintah dan aku seorang bocah melalui pesan-pesan aku mencari kabahagiaan pundi-pundi rupiah dari negri mekah belum mampu memberikan kekayaan melimpah cinta, kasih sayang di jauhkan dari keluarga semua adalah demi […]

PUISI-PUISI NIAM AT-MAJHA

PERIHAL PERTEMUAN _eLKha angkringan itu kini kosong kau akhirnya pulang dan aku hanya menemukan kenangan berdua menyesap kopi di bawah jendela di bawah malam purnama udara yang beku berkelidan dengan cerita cinta yang belum kelar kita baca dan kau simpan ceritaku dan cintaku INSOMNIA bulan lalu; berlalu pergi ke antah kemana semakin mencari, sungkar dimengerti […]

Puisi-Puisi Niam At-Majha

STANZA MALAM   di bawah rimbun dedaunan Teh Pagilaran kau diam membisu aku pilih menyimpan rindu berkelindan dalam kelap-kelip terkaan cahaya selama satu pekan siang yang tak menjadi apa-apa   “dik, cinta yang sukar telah kita jalani semoga masa nanti, ketika kau dengar dekut burung hantu, malam itu adalah lilin bahagia kita bersama”   sepoci […]