MUI, Pepadi, dan Wayang

Oleh S. Prasetyo Utomo SESUNGGUHNYA pergelaran wayang kulit di Indonesia telah dikembangkan dalang dengan reproduksi budaya pada tiga hal: religiusitas, filosofi, dan mitologi. Penciptaan kembali religiusitas, filosofi, dan mitologi dalam pergelaran wayang inilah yang menyebabkan pertunjukan ini tak bisa dipandang dari sudut sempit kaum puritan agama, yang memunculkan fatwa: mesti dimusnahkan. Para dalang yang beragama […]

Seberang Titian Bambu

Oleh S. Prasetyo Utomo           BERJALAN kaki ke dusun tandus, menapaki langkah  mencapai  ujung jembatan bambu, Aryo  termangu. Akankah ia memaksakan diri meniti jembatan yang bergoyang-goyang itu?  Atau membiarkan beduk magrib berlalu tanpa mencapai dusun tandus terpencil yang tersekap gersang pepohonan?  Cericit kelelawar telah memberi pertanda, langit segera kelam, dan jalan setapak berlumut ke rumah perempuan  […]

Kemerdekaan Kreatif dan Identitas Sastra Islam

Oleh S. Prasetyo Utomo Perkembangan sejarah sastra Islam di Indonesia sudah dimulai sejak Hamzah Fansuri, penyair sufi dan ulama besar Aceh zaman Sultan Iskandar Muda. Ia lahir akhir abad ke-16, mengembara ke Mekah, Madinah, Bagdad, Pahang, dan Siam. Seiring pergeseran zaman, karena kemerdekaan kreatif sastrawan yang melakukan pembaharuan terhadap konvensi dan tradisi, selalu terjadi dialektika […]

Ekspresi Pendidikan Puisi Gus Mus

Oleh S. Prasetyo Utomo SAYA mengenal Gus Mus sebagai sastrawan dan ulama. Dalam tiga kali pertemuan saya dengan beliau, semakin mempertebal kesadaran mata batin bahwa puisi-puisi yang diciptakannya, bukanlah sekadar ekspresi estetika. Puisi-puisi Gus Mus merupakan ekspresi pendidikan Islam yang memanfatkan bahasa satire, jenaka, main-main, dan kadang menggoda kita. Puisi-puisi Gus Mus menyingkap kebusukan perilaku […]

Ruang Kehidupan Budaya Literasi

Oleh S. Prasetyo Utomo PADA mulanya, budaya literasi menyentuh kemampuan membaca dan menulis karya sastra. Teks sastra terus berkembang tiap hari sejak sejarah sastra Indonesia dimulai tumbuh sampai hari ini. Seyogianya LP Ma’arif NU tak begitu saja membiarkan para siswa memilih bacaan. Begitu juga dengan teks sastra yang melimpah bagai air bah dalam media daring […]

Doa Penambang Pasir

Oleh S. Prasetyo Utomo     ADAKAH doa yang mujarab bagi seseorang agar bisa hidup tanpa bekerja? Beberapa hari tinggal di pesantren Abah Ajisukmo, Seto  berpikir ingin hidup  tanpa bekerja, dan bisa memperoleh rezeki sepanjang hari. Tak pernah kekurangan untuk menghidupi diri sendiri. Ia berharap Abah Ajisukmo berkenan  memberinya doa itu.  Seto seorang perantau. Dalam pengembaraannya, […]