Pendidikan dalam Tafsir Penyair

Oleh S. Prasetyo Utomo DUNIA pendidikan telah lama menjadi obsesi penciptaan penyair. Tentu saja para penyair menyingkap realitas perkembangan pendidikan kita dari berbagai sudut pandang, yang menjelma beberapa tafsir. Dari beberapa puisi yang berobsesi pada dunia pendidikan, saya memilih lima yang mewakili pandangan penyair dari kurun waktu berbeda. Lima puisi ini dicipta dengan intensitas perenungan […]
Religiusitas, Budaya Pop, dan Nobel

Oleh S. Prasetyo Utomo RELIGIUSITAS telah menjadi bagian obsesi seniman dan budayawan. Religiusitas merupakan salah satu pijakan daya cipta, yang mengalirkan seni budaya hadir ke hadapan kehidupan masyarakat mutakhir. Kita mengenal puisi, cerpen, drama, novel, film, lagu, dan wayang yang menyingkap tabir religiusitas yang menyelubungi kultur kehidupan sehari-hari ke dalam daya cipta seni budaya […]
Narasi Radikalisme dalam Puisi

Oleh S. Prasetyo Utomo NARASI radikalisme menjadi daya tarik bagi penyair untuk menuliskan puisi. Ia bisa memanfaatkan satire. Dengan kritik yang terselubung humor, Mustofa Bisri mencipta puisi dengan roh religiusitas. Penyair lain memanfaatkan teori dekonstruksi seperti dilakukan Triyanto Triwikromo dan menyingkap relung gelap radikalisme tokoh sejarah. Ahda Imran memanfaatkan suasana paradoks untuk menghadirkan narasi radikalisme […]
Maut dan Transendensi dalam Puisi

Oleh S. Prasetyo Utomo SAYA mengenal Triyanto Triwikromo sebagai seorang penyair yang memiliki kekuatan mendekonstruksi peristiwa-peristiwa kehidupan, sejarah, mitos, dan pengalaman profetik. Dalam buku kumpulan puisi terbarunya, Katakomba (Beruang Cipta Literasi, 2021), ia melakukan defamiliarisasi maut dan peristiwa-peristiwa transenden. Ia tak sekadar mencipta puisi, tetapi memberi kesadaran baru akan mitos, simbol, metafora tentang maut dan […]
Santri Tambak

Cerpen S. Prasetyo Utomo LARUT malam, Sadewa suntuk mengikuti pengajian Kiai Maksum. Hanya beberapa santri yang duduk mengitari kiai. Sadewa yang tinggal di pesantren sejak umur 7 tahun, dan kini sudah selesai pascasarjana, tak pernah bosan mengikuti pengajian. Ia dikenal sebagai penyeduh minuman yang disukai siapa pun di pesantren. Pagi hari menyeduh teh, dan sore […]
Transendensi Narasi Gus Mus

Oleh S. Prasetyo Utomo DI celah kesibukannya sebagai seorang kiai, Gus Mus pernah menerbitkan buku Lukisan Kaligrafi (Penerbit Buku Kompas) yang mengangkat kesadaran transendensi. Buku ini meraih penghargaan Anugerah Sastra Mastera 2005. Kreativitas yang terus mengalir membawanya menerima tanda kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma dari presiden pada 13 Agustus 2015. Sebagai seorang ulama yang memiliki […]