Puisi-Puisi Efen Nurfiana, Jalan Setapak Di Bawah Matamu, Hutan Lebat Di Perutku,Sujud, Mulutku, Kawah Kemelaratan, Ulat Bulu

JALAN SETAPAK DI BAWAH MATAMU kau memasak nasi pera dan berharap seluruh laparmu terganjal tapi jam dinding di rumah itu tidak dapat lagi menipu sudah genap tiga hari, kulit di tanganmu nyaris menjelma dingin kau hanya minum segelas air dan berkhayal mengunyah irisan daging aroma kayu lapuk dan bocor atap dapurmu tak pernah sanggup menjawab […]