Ia Masih Menunggu

Cerpen Syukur Budiardjo Malam ini adalah malam yang kedua puluh dua kali Sumirah duduk di kursi bambu di depan rumah petaknya di kompleks DPR (Daerah Pinggiran Rel). Rumah yang disewanya layaknya rumah liliput. Ditemani sepi. Juga telepon genggam teman setianya. Sumirah cuma menunggu. Hingga larut malam. Anaknya satu. Laki-laki. Cuma lulusan SMP. Dua puluh dua […]