Rusman Merindukan Kiriman

Cerpen Moh. Romadlon Rusman duduk lesu di batu berlumut. Ia betul-betul kehausan sekarang. Andai ada setetes saja itu sudah membuatnya lebih baik. Akan tetapi ia tidak punya sedikit pun bekal. Ia pun tidak mengerti harus minta tolong pada siapa. Anak, sanak atau siapa pun tidak pernah ada yang berkunjung. Sepertinya betul-betul tidak ada yang bisa […]
Suyud Kopong

Cerpen Moh. Romadlon Sebut saja tokoh kita Suyud. Begitu memang nama sebenarnya. Suyud. Tetapi warga kampung Dukuh Waru lebih suka memanggil lelaki tua berwajah tanah itu dengan nama Kopong atau Suyud Kopong. Mereka memanggil begitu lantaran mereka yakin kalau kepala Suyud hanya sejenis balon karet; kosong tanpa ada isinya sedikit pun. Beda jauh dengan kepala […]
Hikayat Persalinan

Cerpen Moh. Romadlon Lasti terbaring lemah di ruang bersalin, wajahnya berlumur erang. Daksun, suaminya duduk kaku di bibir ranjang. Pikiran lelaki tiga puluan tahun itu begitu kacau. Ia ingin segera mengakhiri beban lara si istri tetapi betul-betul tak tak tahu apa yang mesti dilakukan. Di saat buntu begitu seorang perawat masuk dan memintanya segera ke […]