Puisi-Puisi Yohan Fikri M*

Pelepah Pisang Sambil menunggang kuda,mengokang bedil dan sebilahpedang dari pelepah pisang,mereka saling kejar saling serang. Sebagian membayangkandiri jadi Laskar Diponegoro,sisanya pura-purajadi hulubalang Tentara Londo. Tak ada pelana juga sanggurdi.Kuda-kuda itu hanyameringkik dalam khayali.Tak ada butir pelor dan pelatuk, juga bercak darah dan kilat siangterpantung di mata pedang, sebabbedil itu hanya bedil mainan,pedang itu pun pedang-pedangan. […]