Sajak-Sajak Beni Setia

MEMO PANDEMI di masa pademi ini: kita belajar mati—denganbertahan hidup, dengan tak sakit tertular, denganmelulu selalu ada di rumah (saja) agar (nanti) tak bosan melulu berbaring dan terkubur2/22 MEMO USIA 1 akan terurai serta tinggal tulang berserak—lantasdihidupkan (lagi). untuk menghadapi pengadilan,untuk (hidup) kekal sebagai yang tervonis2/22 MEMO USIA 2 : apa akan abadi dengan menikah […]
Sajak-Sajak Beni Setia

PANDEMI masih mendengar. telinga makin peka meskidilarang menyimak radio memirsa tv. kitaterkurung—tetap dikurung. terus rindu era normal2/2121 SAJAK ANOMALI terkejut saat tahu: kamu mati bukan karena virus,(sebab) telah tertulis—janji-Nya bagi yang hidup bukan golongan kena musibah—tapi kaum yang berpuasa:tertidur dan jaga saat dzuhur, dan masih terus harus puasa masih harus banyak berpergian, masih harus banyakbergaul—bersilaturahmi […]