Peran NU dan Muhammadiyah: Menyemai Damai di Era Pandemi

Oleh: Saiful Bari Satu tahun lebih kita hidup berdampingan dengan wabah covid-19 ini. Akhirnya, berbagai upaya pun dikerahkan guna kita merdeka dari wabah ini, misalnya dikeluarkan kebijakan mulai dari pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat namun tetap saja, pandemi ini belum menunjukkan tanda-tanda melandai di era new normal. […]
Mengenang Gus Dur: Pentingnya Menjaga Kebhinekaan dan Pancasila

Oleh: Saiful Bari Kemarin, tanggal 23 Juli atau tepatnya pada 23 Juli 2001 yang lalu, Presiden Abdurrahman Wahid atau kerap disapa Gus Dur meninggalkan istana. Kepergiannya adalah bukti yang sangat baik akan kecintaan Gus Dur terhadap kesatuan Republik Indonesia. Sebuah sikap dan tindakan yang menjadi salah satu tanda kenegarawannya. Tak perlu disebut berapa […]
Hidupnya Pancasila Bergantung pada Pengamalan Anak Bangsanya

Oleh: Saiful Bari Tiap 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir (Harlah) Pancasila. Seharusnya, dalam beberapa dekade ini, pengamalan nilai-nilai Pancasila dapat mengatasi segala tantangan dan hambatan. Ironisnya, itu masih berada di akar rumput, atau lebih tepatnya, hanya di lingkaran para pegiat Pancasila dan kebangsaan, sedang para elit politik masih sibuk mementingkan kepentingan diri dan […]
Resiliensi Keluarga Terhadap Virus Radikalisme

Oleh: Saiful Bari Virus radikalisme kian menguat di Indonesia. Indikatornya dapat dilihat dari maraknya gerakan kelompok anti Pancasila, pandemi, dan era disrupsi. Ketiga faktor inilah, kiranya dalam pandangan penulis, yang menyebabkan radikalisme bak virus covid-19 yang berhasil melumpuhkan di segala sektor kehidupan manusia. Dengan kata lain, ketiganya saling menguatkan di antara satu dengan lainnya. Hanya […]
Benarkah Sertifikasi Penceramah Mendiskreditkan Islam?

Oleh: Saiful Bari Dalam sepekan ini, pewartaan kita ramai memperbincangkan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi yang mengatakan, strategi radikal masuk ke lingkungan ASN dan masyarakat melalui agen radikalisme, yang merupakan pemuda hafal Al-Qur’an (hafiz) hingga berparas menarik (good looking). Dalam konteks ini, Menag mengusung program sertifikasi penceramah yang tentu akan melibatkan Mejelis Ulama Indonesia (MUI) […]