Puisi-Puisi Saiful Bahri

Langit Kemarau langit tertusuk janur kuning melambaipohon-pohon merias mata biru cahayamenikahi siluet bayang-bayang moksa suara sepeda motor melaju, mencariserumpun asma, pada genting dan nadajumpa yang telah purna di batas asa ruang tunggu mencabik seriuh jejakterdiam mencari kirmizi rahim sepimelaju linggis retorika perang derita susut derita terik mencabik-cabik ronamata kemarau mencuri panas ambigusila tundung alif bagai […]
Literasi Milenial dan Minimnya Nalar Berpikir

Oleh Saiful Bahri Membaca adalah cara kita menikmati karya dari pengalaman-pengalaman baik orang lain. Menulis adalah implementasi dari bacaan yang pernah dibaca untuk dialih terapkan terhadap ritual yang lebih aktual di masyarakat. Dari situlah kita menemukan daya dan energi untuk berpikir, berbicara, kemudian bertindak semampunya. Dari tindakan muncullah unsur ritme kebiasaan yang akan melekat jadi […]
Ansor dan Eksistensi Lokalitas Kasti

Oleh : Saiful Bahri Nahdatul Ulama merupakan ormas terbesar yang berkembang luas di Indonesia. Saya sendiri merasa bangga usai mengikuti pendidikan kader penggerak (PKP) NU yang selama ini aktif di badan otonom Gerakan Pemuda Ansor Gapura Timur. Terlebih juga ketika diberi tanggung jawab di bagian koordinator BAANAR (badan Ansor anti narkoba) melalui pemilihan tim formatur […]