Puisi-Puisi Shela Kusumaningtyas

BERMAIN DI TROTOAR anak kecil menggambari trotoar menggunakan kapur hasil menjarah penjahit uzur di ujung lorong kumuh   membuat bidang-bidang permainan yang batasnya nyaris luntur terpapar garangnya terik matahari kota   lalu-lalang jalan mengaburkan rintihan anak itu saat bapaknya mengayunkan cambuk   BERMAIN SULAP DI KOLONG JEMBATAN tepuk tangan menggema di tiang-tiang penyangga kolong gegap […]

Puisi-Puisi Shela Kusumaningtyas

HARI-HARI ORANG KOTA Menyekat diri dalam ruang-ruang sekapBercengkerama menembus layar kakuMenunduk tegang terseret ucap berbalut ketukan Orang-orang kotadipeluk bisingTiap hari terpekur menggiring hariMereka menggu lunglayu sembari menabur citra HENTI Lamunanku cairDipapar gempar yang menggerus tiap detiknyaDan akhirnya kau bicaraMengulang-ulangcerita yang selalu menarikku simakTentang pilinan kata yang dijumputi dari temu yang membeku Kita layak berhentiMelambatkan lajuSebab […]