Puisi-Puisi Saiful Bahri

Labirin Perempuan Seutas lambai tangan menyerbu bibir rinduKirmizi tubuh berkoar meramal tafakurKerlap-kerlip bibir merona merah muda. Tabir jejak urung meleburkan kesetiaanTangan-tangan terkepal musikus tari kataSusut serima diksi ambang ketenteraman. Emansipasi teguh merongrong suasanaDetik kisah jarum melebur di ranting moksaGelap terang berlalu-lalang setulus bayang. Ranum senyum mata menukar tatap ratapMembaca sulam waktu di tanah moyang kitaMenyusun […]

Puisi-Puisi Saiful Bahri

Sajak Harlah Nahdatul Ulama ya qahhar ya jabbar, meramu kata-katahingga 96 tahun, ia bersayap kedamaianmenyeruak bunga-bunga seharum asmara sepanjang ingatan sejarah musim puisiaku hujan membujuk ambigu tanah kotatertulis : seakan canda habis dosa sebab doa ya qahhar ya jabbar, menyelinap di dadakuirama musik berlagu, terucap tancapan doatertulis merah selamat harlah NU di daun-daun tubuh musim […]

Puisi-Puisi Saiful Bahri

Langit Kemarau langit tertusuk janur kuning melambaipohon-pohon merias mata biru cahayamenikahi siluet bayang-bayang moksa suara sepeda motor melaju, mencariserumpun asma, pada genting dan nadajumpa yang telah purna di batas asa ruang tunggu mencabik seriuh jejakterdiam mencari kirmizi rahim sepimelaju linggis retorika perang derita susut derita terik mencabik-cabik ronamata kemarau mencuri panas ambigusila tundung alif bagai […]

Puisi-Puisi Saiful Bahri

Riadat Terbaring… mengajak dinding merahDiam setelah jumpa hujan redaMelanjutkan riadat sepi ke langit-Nya Kasih yang meramal tarian kotaHura-hura tak pernah selangit cita kataHanya ritual yang duduk menjaga peristiwa Siang ini tangan mengepal jari waktuSuara-suara sesepi taman-taman masaImperium hati, patuh bertatih pada patih Kasti masih menjadikan hujan rabanPepatah tidur melayangkan kata kitaSejuk samar degup meronta jantung […]

Puisi-Puisi Saiful Bahri

HADAS Tidak. Ujung hari tengah tiada Kulit sama kulit bersetubuhMerajam Magrib meradang. Satu hari kita berserah, pergi,Ke kamar mandi baca selawatYa Tuhan, benarkah aku dosa? Jimat, malam hari berpakaianIstri gusar, ketika bunga bersepiMerencanakan gulita air waktu. Hadas kita berseteru melawanleksikon cuaca, yang membawanyanyian hujan di musim warna. Berilah kami puisi buih gurihBerilah kami nama jalan […]

Puisi-puisi Saiful Bahri

DOA HUJAN Tubuh mendung meraung-raung Menyampaikan keluh kesah Melewati resital nada-nada doa. Doa hujan terdengar meminta Gigil berpeluk dengan khusuk Mengangkat tangan harapan Kabut langit burung berteriak Terkepung melodi parau waktu Alis bayang kasih berperang melawan ambigu di rahim kayu Hingga gugur ke tanah moyang Semilir angin tandang meraba Imaji putih merias tari-tari kata Doanya, […]