Puisi-puisi Lailatul Kiptiyah

Kita Tetap di Sini kita tetap di sini, setiamerawat puisi merawat dapur inikujaga nyala tungkuuntuk secangkir teh, selapis rotimenu pagimu tentu, kita juga menuaseiring perjalanan masehimelangkah lambanmendekatkan telinga kitauntuk mendengar salamsebelum anak kita pergi Ampenan, 2019 Dari Jauh ; untuk Qory kesedihan datang dari jauhtiba di muka pintumengucap salamaku jawab, aku peluk, aku pandangdengan mata […]