Puisi-Puisi Faris Al Faisal, Kesedihan Dan Cinta, Tangga Mikraj, Cinta Sempurna, Iman, Persaksian Abadi

KESEDIHAN DAN CINTA Kesedihan dan cinta Larut jadi dukacita, tanpa sela tanpa jeda berdekatan Kesabaran adalah kepuasan pencinta yang lahir yang zahir kemudian memaknai yang tiada Semua kembali Pulang kepada kekasih Merintih rindu Pilu Tuan adalah panutan Hingga kami seakan menyatu Kedukaan Kerinduan abadi 2024 TANGGA MIKRAJ […]
Puisi-Puisi Faris Al Faisal

MENDENGARKAN LAUT Bagi tubuh yang terbaring di semenanjung basahMendengarkan laut adalah kebahagianMerasakan empasan ombak yang menjelma sajakMembuka pintu dan kemerdekaanBatu karang penjara yang perlahan tergerus erangan gelombangPasang Bebunyi di telinga: angin, gemersik garam, dan gemuruh badai Keluh kesah cuacaSebuah keinginan berdenyut di urat nadi tanganMeraba otak cahaya dan jalan Setiap waktu mencelupkan tubuh ke samudra dan buihBerenang […]
PUISI-PUISI FARIS AL FAISAL

RENCANA KE MUSEUM Setelah berakhir musim kemarauKutanyakan lagi padamu tentang rencanaKe museumKe masa lalu dengan sejuta ingatanDi mana kita menempuh gemuruh Berterbangan angan kepada kemegahannyaLonceng yang berdentang sunyiYang lanjut usiaMengetik kenanganDan tersimpan abadi di sana Setiap waktu kita bisa berkunjungMembaca surat-surat lamaKata dan puisiTerlipat di lembar-lembar lontar yang lapuk Semua yang tersimpanAdalah apa-apa yang dipertahankan […]
Puisi-Puisi Faris Al Faisal

TERKANTUK-KANTUK DI SORE HARI Segalanya menuju beranda senjaDengan tongkatnya yang terantuk lantaiSeorang lelaki—konon penyairTerkantuk-kantuk di sore hari Sekarang semua hampir tenggelamMatahari jingga tinggal sejengkal tanganWaktu mendekati muara kesamaranTak tampak ladang ketika pagi mencangkul Kita sudah membaca karangan puisiTentang harum bau tanah moyangJuga akar belukar rumput dan belalangHidup adalah menghamparkan kebaikan Bersama memungut daun-daun cemaraMerangkai sarang […]
Puisi-Puisi Faris Al Faisal

BEBUNGA KRISAN Hanya bebunga krisandiseduh mataharihangat mengalir dalam cangkirbagai pekat warna teh mengulum harum di senyum Apa kabar pagi? Semalam kutemukan kau dalam mimpitangkai dengan kelopak segarmenyentuh hidungjendela-jendela yang terbukapotret sempurna dan warna cahaya Setelahnya, tak ada lagi langit yang ngangahujan gemuruh seperti air mata Indramayu, 2020 DI PUCUK LOTUS Di pucuk lotus, kutemukan merah bibirmuyang […]
Puisi-Puisi Faris Al Faisal

PETA LAUT TELAH LUNTUR dan ia memegang lututsebuah pulau sehitam batusarang jin laut badai tak meredaperahu terlanjur singgahpeta laut telah luntur burung gagak berkoakbulu kuduk tegakrimbun rimba penuh suara tapi perahu tak boleh karamseperti nyalayang terus membara tentu ia tak akan diammenjahit lagi layar yang robekmemancang lagi tiang di sana, memanggilcinta yang tak akan pernah […]