Ombak tak Menentu

Oleh : Muhammad Aziz Rizaldi Deburan air dengan penuh semangatnya mengabarkan kepada pesisir. Samarnya percikan panas matahari mulai menunjukkan tajinya dari timur pertanda Sidas harus menyudahi pekerjaan dapurnya lalu bergegas ke tepian, tempat biasa Darsiman dan Iman-anaknya-mendarat. Dengan persangkaan penuh harap, Sidas menambah optimis langkahnya. Di tengah harapnya, benaknya terpenuhi bentuk pendaringannya yang hanya sejimpit […]
Lelaki Tua yang Merintih

Oleh : Muhammad Aziz Rizaldi Pak Sarji datang menyusuri pematang sawah begitu adzan Subuh bergema di udara. Kabut yang sangat pekat membuat tubuh renta itu merasa kedinginan. Dengan pakaian dinas yang biasa dikenakan, tudung, kaos kotor yang sudah mirip dengan celmek, celana kolor serta sepatu bot yang selalu dibawanya. Pak Tua itu kejar-kejaran dengan merekahnya […]